Boaz Sallosa menunjukkan surat Pelepasannya dari Manajemen Persipura / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Mantan Kapten Tim Persipura, Boaz Sallosa akhirnya angkat bicara terkait polemik pemecatan dirinya dan Tinus Pae (Tipa) oleh Manajemen Persipura.

Menurut Boaz polemik antara dirinya dan Tipa dengan Manajemen berawal saat laga ujicoba antara persipura melawan Persita Tanggerang, Minggu 13 Juni 2021.

“Masalah ini berawal saat tim Persipura melakukan laga uji coba dengan Persita Tanggerang hari Minggu, dua hari sebelumnya itu saya dan tinus pae jujur kami dua minum, “Ungkap Bochi menjelaskan kronologis awal polemik pemecatan dirinya dan Tipa, Rabu (07/07/21).

Baca Juga : BTM Ungkap Alasan Persipura Lepas Bochi dan Tipa

Sadar telah melakukan tindakan indisipliner, sesaat sebelum laga versus Persita Tipa lantas berbicara secara pribadi dengan coach Jacksen.

“Karena dia (Tipa) lihat di line up ada nama saya dan dia (Tipa) makanya Tipa pangil coach keluar kamar ganti dan sampaikan kalau sudah lakukan tindakan indisipliner tapi kenapa nama mereka masih masuk dalam line up, “Jelas Bochi.

“Coach saya ada minum, tapi keputusan itu kembali ke coach, kalau memang coach percayakan saya untuk bermain maka saya siap bermain, tapi kalau tidak maka saya juga siap tidak bermain,” kata boaz menirukan apa yang Tipa sampaikan kepada Jacksen.

Menurut Bochi, apa yang dilakukan Tipa itu sudah benar dan itu adalah sikap jujur, namun yang menjadi pertanyaan kenapa saat Tipa sudah jujur kepada coach bahwa kami ada minum, namun nama mereka tetap di masukkan dalan line up tim.

“ Saat itu kami dua sudah siap terima apa pun keputusan manajemen terkait tindakan indisiliner kami,”Ujarnya.

Setelah itu ada pernyataan coach Jacksen bahwa tindakan kami bisa membahayakan nyawa orang lain, “Saya sesalkan pernyatan tersebut, saya kira itu berlebihan ya.., hari ini saya tegaskan tidak ada.., kalau tidak percaya masyarakat papua silahkan tanyakan kepada semua pemain, bahwa tidak terjadi apa-apa sebelum laga uji coba itu dimulai, “Beber Bochi.

Diakui Bochi bila apa yang dilakukan dirinya dan Tipa memang salah dan saat itu mereka berdua sudah pasrah atas apapun keputusan dari manajemen.

“Saat itu kami dua akui kami sudah melakukan tindakan indisipliner, kami dua memang minum dan saat itu semua hadir, mulai dari ketua umum, pak Rudi, Pak Rocky dan semua ofisial dan saat itu kami dua sudah siap apapun keputusan manajemen buat kami dua,”Katanya.

Karena tetap di percayakan main di laga ujicoba tersebut, maka bochi dan Tipa pun bermain, walau hanya 20 menit.

“Saya mau katakan juga disini saat laga uji coba itu saya dan Tipa tidak melakukan tindakan yang merugikan tim, torang dua sudah keluar baru kekacauan itu terjadi, “Jelasnya.

Lanjutnya, Menurut saya kalau laga uicoba tersebut berjalan baik-baik saja, saya pikir pasti aman dan tidak ada masalah. Namun karena ada kejadian maka mungkin ada evaluasi.

Boaz mengaku, setelah pertandingan ujicoba tersebut, besoknya senin 14 juni 2021 dia dan Tipa di hubungi oleh salah satu Offisial

“Akhirnya kami dua setelah pertandingan itu selesai besok siangnya saya dihubungi oleh stevie bahwa pak Bento, pak Herat menunggu kami untuk pertemuan,”Kata bochi.

“Saat kami bertemu, saya jelaskan kepada pak Bento sebagai manejer semuanya secara jujur dan pak Bento sampaikan kepada kami dua bahwa menurut pak BTM kami dua sudah tidak menghargai menejemen karena menurut pak Bento apa yang kami lakukan ini sudah berulang kali, “lanjutnya.

Menurut Boaz, Bento juga sampaikan kepada kami bahwa akibat apa yang kami lakukan, pak Rudi merasa tertekan, “saya tidak tau apa yang di sampaikan pak Bento kepada kami itu betul dari pak BTM dan pak Rudi atau tidak…?, “Tanyanya.

“ Saya mau sampaikan disini bahwa orang yang kita hargai di dalam tim Persipura ini adalah kedua orang tua kami itu, yakni bapa Mano dan pak Rudi,”Ujarnya.

Dalam pertemuan itu, coach Jacksen juga hadir dan beliau menyampaikan bahwa apa yang kami dua lakukan itu pemain lain merasa terganggu, kenyamanannya terganggu, jacksen juga sampaikan bahwa saya dan Tipa sudah tidak ada respeck dan untuk hal itu kami dua memang akui itu.

“Akhirnya saya dengan tipa diputuskan untuk kembali ke jayapura, Pak Bento juga sampaikan kepada kami dalam waktu dekat manajemen akan rapat dan dan mengambil keputusan soal status kami, “Ungkap Bochi.

Setelah pertemuan itu Bochi dan Tipa pada hari senin malam akhirnya terbang ke jayapura.

Bochi juga mengaku sebelum meninggalkan hotel, dia dan Tipa memilih untuk pamitan kepada coach Jacksen, “Ini kami dua lakukan karena kami hargai beliau sebagai pelatih dan sebagai orang tua kami,”Kata Bochi.

Bochi mengaku dalam proses pemecatan dirinya dan Tipa banyak keganjilan, termasuk lamanya waktu yang diambil manajemen untuk memutuskan memecat mereka.

“Yang membuat saya merasa ganjal itu kenapa keputusan melepas kami itu lama sekali, kenapa tidak secepatnya..? Ini sampai tiga minggu, menurut saya itu waktu yang cukup lama.., dan selama tiga minggu itu saya kejar terus, “Bebernya.

Menurutnya, satu minggu paska tiba di jayapura dia sempat menanyakan statusnya kepada manejer tim, pak Bento, namun saat itu menurut Bento pengurus tim belum lengkap karena pak Rudi dan pak Rocky masih berada di luar kota.

“Masuk minggu kedua saya tanya lagi, saya dapat jawaban yang sama, belum ada keputusan dari atas untuk rapat. Yang saya dengan tipa mau tanyakan itu nasib kami dua bagaimana dalam tim, kalau memang sudah tidak di pakai sampaikan, kalau masih di pakai juga sampaikan, “Tukasnya.

Setelah menunggu sampai tiga minggu Bochi mengaku mendapat kabar bila keputusan akan diambil pada hari senin atau selasa.

“Hari senin, saya bangun pagi saya komunikasi dengan Tipa dan dia tanya broo  bagaimana..?, lalu  saya bilang dia ko yang tanya sudah, sa su beberapa kali tanya belum ada jawaban juga, dan hari itu juga saya ambil waktu untuk SMS pak Mano dan Pak Rudi, saya bilang, “ Bapa ijin saya minta maaf masalah kemaren saya dengan Tipa ada buat kesalahan, “Jelasnya.

Sampai akhirnya kami dua dapat kabar kalau kami dua sudah resmi dilepas oleh Persipura.

“Saya pikir kalau hal ini kita bicarakan secara internal mungkin tidak akan terjadi hal seperti ini, dan saya pikir semua orang lama di dalam tim persipura sudah tau karakter saya dengan Tipa. Dan memang untuk masalah ini ya saya harus pertanggungjawabkan apa yang sudah saya buat dan ini konsikwensi yang saya harus siap terima dari manajemen,

“Cuman yang disayangkan saya kayaknya tidak dihargai, karena saya masuk baik-baik di Tim Persipura, saya mau juga saya keluar baik-baik, tapi apa yang terjadi.. kita tinggal sama-sama satu tempat, rumah kita tidak berjauhan tapi untuk ketemu dengan manajemen kenapa tidak terjawab sampai hari ini, “Ungkap Boaz Sallosa. (Redaksi Topik)

2 KOMENTAR

  1. Sy mohon tolong antara manegemen persipura pihak Boaz salosa & Tinus pae untuk duduk bersama untuk membicarakan secara baik baik. Biar semuanya jelas.

  2. Sayangnya.
    Padahal Proses yang dibanggun bukan sesingkat itu. Itulah Perspektif bahwa: 99 Kebaikan yang kita bangun akan dijatuhkan oleh 1 Kesalahan. Itulah hidup yang penuh perspektif.

    dan saya ingin menyampaikan Selamat Sukses Kakak Boaz dan Kakak Tipa yang telah membangun Harga Diri Orang Papua melalui lapangan hijau.
    Perjuangan akan dikenal dan dikenang sepanjang sejarah orang papua dalam dunia seoak bola.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here