BNN : Selama Pandemik Covid, Peredaran Narkoba di Papua Meningkat

0
Kepala BNN Provinsi Papua, Brigjen Jackson Lapalonga di dampingi Dir Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Totok Triwibowo / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala BNN Provinsi Papua, Brigjen Jackson Lapalonga mengatakan selama pandemik covid-19, peredaran Narkoda di Papua meningkat.

“Hasil total perhitungan kami dengan pihak Polda Papua, memang cukup besar perputaranya perbulan, analis kami dari BNN bisa melebihi 3-4 kg perbulan selama covid-19, kebanyakan menggunakan jasa pengiriman barang, “ Kata Jackson kepada Pers usai acara pemusnahan Barang ukti Narkoba, Selasa (15/09/20).

Dijelaskan Jackson dalam kurun waktu 3 bulan terakhir ini, aparat keamanan berhasil mengamankan sedikitnya 7kilogram Narkoba jenis ganja dan 142 Gram Narkoba jenis Shabu.

“Hari ini kita musnakan barang bukti hasil sitaan polda maupun polres, ganja yang kita musnakan ini hasil tangkapan selama 3 bulan terakhir, “Ungkap Jackson.

Sementara itu, Dir Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Totok Triwibowo mengungkapkan, barang bukti yang di musnakan ini diamankan di beberapa tempat, diantaranya di Timika dan di Jayapura serta beberapa daerah lainya bahkan ada yang berasal dari luar Papua.

Untuk itu pihaknya selalu berkordinasi dengan pihak BNN guna menekan angka peredaran narkotika di pasar gelap agar supaya peredaran Narkoba jangan berkembang cepat seperti di daerah lain.

“Titik rawan masuknya ganja di Papua dari PNG kebanyakan dari Waris, Senggi dan secara umum Keerom, kalau sabu dari jasa pengiriman barang dari Sumatra dan Jatim,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan 16 tersangka, terdiri dari dua kasus sabu dan 14 kasus ganja. Dari 16 orang tersebut satu diantaranya warga negara PNG. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here