8 Tersangka Kasus Pengibaran Bendera BK Terancam Penjara Seumur Hidup  

oleh
Delapan pemuda tersangka kasus makar pengibaran Bendera Bintang Kejora pada 1 Desember 2021/ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Polda Papua telah menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus tindak pidana makar 1 Desember 2021 kepada Kejaksaan Tinggi Papua, Kamis (30/3/2022) lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, para tersangka itu adalah Malvin Yobe, Melvin Fernando Waine, Zode Hilapok, Devio Tekege, Maksimus Simon Petrus You, Luis Kitok Uropmabin, Yosep Ernesto Matuan dan Ambros Fransiskus Elopere.

“Jadi, pada tanggal tersebut (30 Maret 2022) penyidik Ditreskrimum Polda Papua telah lakukan tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kasus tindak pidana makar yang terjadi pada Rabu 1 Desember 2022 lalu,” ujarnya di Jayapura, Kamis (7/4/2022).

Penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan penyidik setelah Jaksa Penuntun Umum menyatakan berkas perkara delapan tersangka telah lengkap (P-21) sesuai dengan Surat Nomor: B-24/R.1.4/Eku 1/03/2022 tanggal 24 Maret 2022.

“Penyidik juga telah memeriksa 14 saksi dan 3 saksi ahli dari Digital Forensik, Ahli Hukum Pidana dan Ahli Bahasa,” beber Kamal.

Kedelapan tersangka dijerat dengan pasal 106 KUHP Jo Pasal 110 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 87 KUHPidana dengan acamanan hukuman minimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Diketahui pada 1 Desember 2021 sekitar pukul 13.28 WIT,  Malvin Yobe bersama tujuh rekannya diamankan pihak kepolisian lantaran melakukan aksi pengibaran bendera Bintang Kejora di halaman Gedung Olahraga (GOR) Cenderawasih guna memperingati Hari HUT ke-60 Organsisasi Papua Merdeka (OPM).

Usai mengibarkan bendera Bintang Kejora, Malvin Yobe Cs melanjutkan longmarch ke kantor DPR Papua. Akibat aksi makar tersebut, delapan pemuda ini diamankan di Mapolda Papua.  (Redaksi Topik)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.