24 Orang Terima Vaksin Sinovac Perdana di Kabupaten Jayapura

0
Ketua PHRI Kabupaten Jayapura Bambang Zulhadi saat di suntik vaksin sinovac / irf

Sentani, Topikpapua.com, – Pemerintah Kabupaten Jayapura hari ini, Kamis 21 Januari 2021 Resmi melaksanakan launching vaksinasi covid-19 yang berlangsung di halaman RSUD Youwari, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura.

Direktur RSUD Youwari, Dr. dr. Petronella Marcia Risamasu mengatakan dari 40 calon penerima vaksin Sinovac yang telah mendaftar, hanya 24 orang yang memenuhi syarat untuk di Vaksin.

“Kick of pelaksanan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jayapura berjalan lancar, terdaftar untuk mendapatkan pelayanan sebanyak 40 orang. Tapi, yang berhasil di vaksinasi hanya 24 orang,” kata dr Mala kepada Pers usai acara Luoncing.

Baca JugaIni Alasan Ketua DPRD Menolak Vaksin Sinovac Masuk Tolikara

24 orang itu terdiri dari tenaga kesehatan 11 orang, tenaga medis di RSUD Youwari 9 orang dan 2 orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.

Selain dari tenaga kesehatan, kata dokter Mala, pihaknya juga menvaksin beberapa orang yang berasal dari unsur Forkompimda sebanyak 4 orang, dari perangkat daerah (PD) 5 orang, tokoh agama 1 orang, PHRI Kabupaten Jayapura 1 orang, Departemen Agama 1 orang dan yang mewakili wartawan 1 orang, “Jadi total influencer yang bisa di vaksinasi hari ini sejumlah 13 orang,” jelasnya.

Baca JugaIni Cerita Para Relawan di Papua, Usai di Suntik Vaksin Sinovak

Dijelaskan dr Mala, kebanykan dari calon penerima vaksin yang tidak divaksin karena tidak memenuhi syarat, diantaranya sudah ernah terpapar covid-19 dan hasil tensi didapati tinggi, serta memiliki riwayat penyakit yang berat.

“Ada beberapa mulai dari gula darah tinggi, punya riwayat minum obat, hipertensi, kemudian penyintas juga tidak boleh,” tuturnya.

Baca JugaSuntik Diri Sendiri, dr.Aaron jadi Orang Pertama di Papua yang Terima Vaksin Sinovak

Lanjut dr Mala, Untuk tahap kedua vaksin akan dilanjutkan dan dilakukan di delapan (8) fasilitas kesehatan di Kabupaten Jayapura, kemudian akan berlangsung terus setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu atau tiga hari dalam sepekan, untuk setiap sesinya di mulai dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang.

“Tahap pertama untuk tenaga kesehatan, TNI/Polri dan yang di pelayanan publik juga melindungi kita. Supaya kita bisa terbebas dari pandemi Covid-19 ini. Tahap pertama akan berlangsung hingga bulan Maret 2021 mendatang,” tutupnya. (Irf/RT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here