Ini Kerugian Material dan Jiwa Akibat Rusuh di Dogiyai
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 16 Nov 2022
- visibility 68
- comment 0 komentar

Salah satu barang bukti berupa panah yang diamankan saat kerusuhan Dogiyai/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengungkapkan kerugian materil dan jiwa akibat kerusuhan yang terjadi si Kabupaten Dogiyai, pada Sabtu 12 Nomvember 2022 lalu.
Berdasarkan data yang diperoleh sementara ini, dimana kerugian materil tercata sebanyak 27 unit rumah tinggal, 51 unit kios, 9 unit rumah kos, 9 unit ruko, 11 unit truk, 20 unit sepeda motor, 1 unit alat berat excavator dan 6 unit bangunan pemerintahan.
“Perkantoran Pemda Dogiyai yang dibakar yakni Kantor Dukcapil, Kantor Dinas Keuangan, Kantor Dinas BPMK, Kantor Dinas Inspektorat, Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kantor Dinas BKD,” kata Faizal, Rabu (16/11/2022)
Untuk korban jiwa dan luka-luka pasca kejadian kerusuhan, lanjut Faizal, tercatat 1 orang meninggal dunia bernama Iqbal (29), korban luka sebanyak 3 orang, dan 4 personel Polri yang menjadi korban luka panah.
“Kemudian 11 karyawan PT. FMB yang pada saat kejadian dilaporkan hilang, di man 10 orang karyawan sudah ditemukan dalam keadaan selamat , dan 1 pekerja lagi bernama Joni masih dalam proses pencarian,” umbarnya.
Masih dikatakan Faizal, akibay insiden anarki dalam kerusuhan itu menyebabkan sebanyak 356 warga terpaksa mengungsi dari tempat tinggalnya ke sejumlah lokasi.
Lokasi tersebut yakni Polres Dogiyai ada 39 orang pengungsi, Pos Raider 113 Pamrahwan Aceh 54 orang, Makoramil Moenamani 120 orang, Pos Paskhas Monamani 29 orang, kompleks Gereja GPDI 100 orang dan kompleks Gereja GKI Koinonia 10 orang.
“Dari hasil pantauan di lapangan, sebagian masyarakat pendatang memilih mengungsi ke Kabupaten Nabire dengan menggunakan kendaraan lajuran. Ya, ada kurang lebih 55 kendaraan lajuran yang membawa mereka semenjak pasca kejadian kerusuhan,”beber Faizal.
Menurut Faizal, pasca kerusuhan, pihak Kepolisian telah mengambil langkah-langkah untuk perkuatan sispam kota guna pemulihan situasi. Polisi berkoordinasi dengan pemerintah setempat, para tokoh masyarakat dan tokoh agama terkait pemulihan situasi kamtibmas.
“Kami juga sudah membuka palang di beberapa lokasi mobilisasi kendaraan jalur utama maupun jalur lingkungan dan mengamankan perbaikan jaringan listrik yang sempat lumpuh di beberapa lokasi oleh petugas PLN,” ungkapnya.
Polisi juga akan terus mengungkap kasus lakalantas, kasus pembakaran, penganiayaan dan pembunuhan melalui prosedur hukum yang berlaku, termasuk proses hukum oknum pelaku yang terlibat dalam aksi kerusuhan yang terjadi saat itu.
“Tim gabungan akan melanjutkan olah TKP di 2 titik lokasi yakni lokasi pembakaran kendaraan truck dan alat berat exa di Kampung Kogegu Distrik Kamuu Selatan maupun lokasi penjarahan di Kompleks Bambu Kuning, Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai,” papar Faizal pihaknya memeriksa 16 saksi korban kerugian materiil dan korban penganiayaan.
“Kemungkinan akan bertambah karena kebanyakan posisi saksi korban saat ini sudah menuju ke Kabupaten Nabire,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, sekelompok massa mengamuk di Kampung Ikebo, Kabupatan Dogiyai dipicu kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak berusia 5 tahun bernama Noldi Goo meninggal dunia pada Sabtu (12/11/2022)
Kabid Humas mengatakan, aksi anarki terjadi lantaran warga dalam sekelompok itu tidak dapat mengendalikan diri, sehingga main hakim sendiri dengan menyerang sopir truk pelaku tabrakan maut, warga hingga membakar puluhan bangunan mulai dari rumah kios serta kantor pemerintahan. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


