Sisir TKP Rusuh Dogiyai, Aparat Temukan 1 Jenazah dan 5 Korban Hilang
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 14 Nov 2022
- visibility 63
- comment 0 komentar

Jenazah Ikbal, korban rusuh di Dogiyai / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Ikbal, warga yang sebelumnya dikabarkan hilang akibat kerusuhan di Dogiyai , akhirnya berhasil ditemukan aparat Kepolisian Polres Dogiya, BKO Brimob dan Datgas Damai Carten, di sekitar kawasan Kampung Ikebo, Kabupaten Dogiyai, Minggu (13/11/2022) malam.
Sayangnya, saat ditemukan, Ikbal yang bekerja sebagai penjaga kios ini dalam kondisi sudah terkubur (tidak bernyawa). Jenazah Ikbal diketahui berada tidak jauh dari rumahnya yang sudah hangus terbakar.
“Mayat saudara Ikbal kami temukan di dalam tanah dengan kondisi terkubur secara tak layak. Kami mengetahui hal tersebut juga atas informasi yang diberikan oleh Bapak Simon Petrus Pikey,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal, Minggu malam.
Kamal menerangkan, tak hanya mayat Ikbal, 6 warga diantaranya 5 pekerja atas nama M. Nasir (34), Alif Padang (48), Randa (37), Lukman (21), dan Willy (35) juga sudah ditemukan.
Kronologi pencarian korban, kata Kamal, dimulai Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIT hingga 19.00 WIT. Saat itu, aparat menyisir sekitaran TKP pembakaran yang dilakukan oleh massa.
Kendati cuaca Dogiyai yang sangat dingin, namun kondisi itu tak menyurutkan semangat personel Polri ini untuk mencari keberadaan para korban yang dilaporkan hilang akibat insiden naas tersebut.
Kamal menjelaskan, korban selamat yang ditemukan merupakan para pekerja Jalan CV Mandiri Papua dan Fajar Mustika.
“Untuk korban M. Nasir, Alif dan Randa ditemukan pihak Kepolisian sekitar pukul 12.43 WIT di rumah milik Pastoran di Kampung Bukapa. Mereka bertiga diamankan oleh masyarakat sekitar setelah berhasil melarikan diri dari amukan massa,” jelasnya.
Ia melanjutkan, pada sore harinya ditemukan 2 karyawan lainnya yakni Lukman dan Willy yang dibawa oleh anggota DPRD yakni Simon Petrus Pikey ke Polres Dogiyai.
“Lukman dan Willy diketahui pada saat kejadian menyelamatkan diri ke gereja bersama 2 teman lainnya, namun karena adanya informasi bahwa massa akan ke gereja, seorang pendeta lalu menyembunyikan mereka di tengah kebun,” terang Kamal msngutip keterangan korban.
“Dan saat itu juga 2 teman lainnya terpisah dari mereka, sehingga tidak diketahui persembunyiannya,” imbuhnya.
Setelah dirasa aman, lanjit Kamal, Lukman dan Willy kemudian menuju ke arah Gunung Ugapua untuk bersembunyi. Di sana keduanya bertemu oleh seorang guru lalu dibawa ke rumah Simon Petrus untuk mengantarkan ke Polres Dogiyai.
“Lukman diketahui mengalami kondisi luka bacok dan mengalami patah tulang pada tangannya akibat dilukai oleh salah seorang oknum warga, dan willy hingga kini masih mengalami trauma,” pungkasnya.
Diungkapkan Kamal, saat ini korban selamat telah diamankan oleh pihak Kepolisian di Mapolres Dogiyai bersama masyarakat lainnya. Sedangkan jenazah Ikbal telah diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya disemayamkan di kampung halamannya.
“Jenazahnya sudah diserahkan ke ke keluarga,” akunya.
Selanjutnya masih ada 5 pekerja lainnya yang belum ditemukan dan diketahui kondisinya.
“Masih terus dilakukan pencarian atas nama Refli, Iwan, Apus, Roni dan Joni. aparat Kepolisian akan kembali melanjutkan pencarian saat terbit matahari,” tandas Kamal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


