Rusuh Dogiyai, 4 Orang Masih Hilang
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 13 Nov 2022
- visibility 87
- comment 0 komentar

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Sekitar 4 orang warga sipil dikabarkan hilang pasca kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, yang dipicu tabrak maut, Sabtu (12/11/2022).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal membenarkan, empat warga yang dikabarkan hilang itu, tiga diantaranya seorang ibu dan dua orang anaknya.
“Informasi yang kami terima ada 4 orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya,” katanya, Minggu (13/11/2022).
Menurut Kamal, aparat gabunganakan membentuk tim investigasi untuk mengungkap pelaku penyebab tindakan anarkis oleh massa.
Lanjut dia, dalam penanganan kasus ini, Kapolda Papua telah memerintahkan beberapa Pejabat Utama untuk turun langsung ke Kabupaten Dogiyai yang dipimpin Dir Reskrimum Polda Papua berserta anggotanya.
“Pejabat Utama dikirim ke Kabupaten Dogiyai untuk membantu proses penegakan hukum. Selain itu 2 SST dari Polres Nabire tadi pagi telah berangkat ke Dogiyai untuk penebalan,”terangnya.
Piihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menyerahkan kasus kecelakaan lalu lintas ini ke penyidik Polri.
“Kita mengimbau agar proses hukum terkait laka lantas untuk diserahkan ke penyidik Polri dan tidak ada kekerasan lagi baik terhadap orang maupun barang, karena hal ini tentu akan mengganggu pembangunan di Dogiyai dari segala aspek,” imbaunya.
Diketahui dalam pemberitaan sebelumnya aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok massa di Kabupatan Dogiyai dipicu kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak berusia 5 tahun bernama Noldi Goo meninggal dunia pada Sabtu (12/11/2022)
Akibatnya, sekelompok massa melakukan aksi anarkis dan menyerang supir, warga dan membakar beberapa rumah warga dan 2 Unit truk, serta kantor pemerintahan di Kabupaten Dogiyai.
“Dari kejadian penyerangan itu, 1 orang mengalami luka bacok dan 2 anggota Polisi yang saat itu bertugas menghalau massa ikut menjadi korban,” ucap Kamal.
Saat ini supir trukk telah diamankan di Polres Dogiyai. Sedangkan para korban masih berada di Polres Dogiyai, belum bisa dievakuasi ke RSUD Nabire karena akses jalan diputus dan dipalang oleh masyarakat.
“Kami masih menunggu situasi benar benar kondusif untuk segera dilakukan pendataan kerugian materil dan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, serta olah TKP oleh Satreskrim Polres Dogiyai,” tandas Kamal.
Berikut ientitas korban luka:
1. Marten Peni Serli (korban imbas dari Laka lantas)
2. Bripda Muhammad Tahir (anggota Polri)
3. Bripda Wahyudi Eka Ramadhani (anggota Polri). (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


