Cuaca Buruk, 1 Korban KKB di Beoga Belum Dievakuasi
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 8 Nov 2022
- visibility 184
- comment 0 komentar

Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius Fakhiri/all
Puncak, Topikpapua.com, Kapolda Papua Irjen Polisi Mathius Fakhiri mengaku 1 korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, masih belum bisa di evakuasi lantaran ternendala medan yang menantang dan cuaca ektrem.
“Jadi benar ada 3 orang, yang mana 2 korban sudah berhasil dievakuasi ke Kabupaten Mimika, tapi yang 1 lagi masih berada di lokasi belum bisa kami evakuasi,” katanya di Mapolda Papua, Selasa (8/11/2022).
Menurut mantan Dansat Brimob Polda Papua ini, untuk tiba di Distrik Beoga membutuhkan proses dan waktu yang panjang. Apalagi, satu-satunya akses yang bisa dipakai untuk tembus ke distrik tersebut harus menggunakan pesawat.
“Ya tidak semuda pergi ke tempat lain. Hanya transportasi udara yang bisa ditempuh untuk sampai ke sana. Itu pun juga tergantung cuaca. Kemungkinan besok 1 korban yang masih di lokasi baru akan kita evakuasi,” beber Fakhiri.
Untuk 2 korban yang sudah di evakuasi kini telah berada di RSUD Mimika. Salah satunya yaitu korban yang meninggal dunia.
“Kami sangat prihatin dengan korban yang meninggal ini. Untuk 1 orang yang terkena luka tembak saat ini sedang dirawat dan semoga lekas pulih,” harap Fakhiri.
Lebih jelas kata Fakhiri, pihaknya akan mengambil langkah-langkah soft untuk menyikapi kasus penembakan di Beoga. Polisi juga bakal melakukan pengamanan dengan serius terhadap wilayah-wilayah di Papua menjelang akhir tahun.
“Kasus ini tentunya menjadi evaluasi bagi kami. Sehingga di sisa waktu penghujung tahun ini kita tidak akan menambah personel yang dapat membuat suasana di Papua menjadi tidak nyaman,” katanya.
Selain itu, dirinya juga tidak ingin gegabah mengklaim soal siapa otak dari insiden penembakan di Beoga.
“Saya harap teman-teman media untuk bersabar sehingga tak berspekulasi terhadap siapa para kelompok yang melakukan penembakan,” ucapnya.
“Kita tidak dapat berandai-andai siapa pelakunya. Apakah ini kelompok kriminal atau siapa pun itu. Mudah-murahan besok kami sudah bisa berikan bocoran,” imbuh Fakhiri.
Sebagaimana diberitakan, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menyerang pekerja proyek puskesmas hingga menyebabkan 1 orang tewas di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Mustofa Kamal membenarkan, dalam insiden ini 2 orang terkena tembakan dan 1 meninggal.
Penembakan itu dialami para pekerja proyek pembangunan Puskesmas Jambul. KKB menyerang para pekerja proyek saat berangkat bekerja.
“Mereka (korban) yang sedang melintas menggunakan 3 sepeda motor tiba-tiba diberondong KKB. Pada saat mereka melewati Kampung Julukoma tiba-tiba para korban ditembak KKB,” ungkapnya.
“Korbannya bernama Wahyu (55) meninggal akibat luka tembak di bagian lambung dan korban Ilham (42) terkena tembakan di bagian pundak kanan dan saat ini masih dalam keadaan sadar,” tandas Kamal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


