Diarak 5 Jam, Jenazah Filep Karma Akhirnya Dimakamkan
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 3 Nov 2022
- visibility 57
- comment 0 komentar

Pemakaman Filep Karma/ist
Jayapura, Topikpapua.com – Jenasah aktifis Papua Merdeka, Filep Karma akhirnya dimakamkan pada pukul 22.00 Wit. Pemakaman aktivis Papua Merdeka bernama lengkap Filep Jacob Samuel Karma berlokasi di Batas Kota, Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.
Dari pantauan topikpapua. com, sejak perjalanan dari rumah duka atau perjalanan dari simpang 3 Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, kurang lebih sekitar pukul 14.30 WIT, akhirnya jenazah Filep Karma sampai ke lokasi pemakaman kurang lebih pukul 19.30 WIT.
Setidaknya kurang lebih perjalanan membawa jenazah sekitar 5 jam. Hal itu lantaran adanya beberapa kali perdebatan alot dengan polisi, mulai dari ingin arak-arakan berjalan kaki, permintaan tidak mengibarkan Bendera Bintang Kejora hingga berubahnya rute keberangkatan.
Tak itu saja massa pun melakukan long march mulai dari Distrik Abepura hingga ke lokasi pemakaman. Hal itu yang mengakibatkan pemakaman harus dilaksanakan di malam hari.
Proses pemakaman dilakukan dengan hikmat, yakni dilaksanakannya pelepasan jenazah melalui ibadah dan kemudian dilanjutkannya sambutan-sambutan dari rekan seperjuangan Filep Karma.
Terlihat Surya Ginting Jubir Front Rakyat Indonesia untuk West Papua hadir dan juga Dominukus Surabut dari Dewan Adat Papua Persi Kongres Luar Biasa. Keduanya diberikan waktu untuk memberikan sambutan pelepasan jenazah.
Setelah menjalani rangkaian acara di lokasi pemakaman, akhirnya jenazah di makamkan sekitar pukul 22.00 WIT. Selanjutnya massa dengan di kawal ratusan aparat keamanan yang berjaga-jaga disana membubarkan diri.
Pdt. John Baransano yang ikut prosesi pemakaman mengungkapkan proses pemakaman Filep Karman berjalan aman dan lancar, hingga proses pemakaman selesai.
“Hadir seribuan masyarakat Papua untuk ikut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Aparat kepolisian juga ikut mengawal jalannya proses pemakaman. Semua proses aman dan lancar,” ungkap Pdt Baransano, Rabu (2/11/2022) malam.
Sebelumnya di ketahui Jasad Filep Karma ditemukan tak bernyawa di bibir pantai Base-G, distrik Jayapura Utara, Selasa 1 November 2022 pagi.
Oleh polisi Filep diduga meninggal dunia akibat tenggelam saat sedang menyelam berburu ikan diboantai Base G. Dugaan polisi diperkuat oleh pernyataan keluarga Almarhum dan anak kedua Filep yang menyatakan benar aktifis Papua merdeka tersebut pergi ke pantai untuk menyelam.
“Saya ingin klarifikasi bahwa dia meninggal murni mengalami kecelakaan di laut, bukan karena ada rencana dari pihak-pihak tertentu atau pembuhanan dan bapak saat itu pakai baju berenang dengan alat perlengkapan lengkap. Jadi kami dari keluarga menyimpulkan bahwa itu murni kecelakaan,” kata anak kedua Filep, Andrefina di rumah duka di kawasan Dok V, Selasa (1/11/2022) siang. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


