Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » FGD Kadin Papua, 4 Pembicara Bakal Bahas Dampak Ekonomi di Tiga Provinsi Baru 

FGD Kadin Papua, 4 Pembicara Bakal Bahas Dampak Ekonomi di Tiga Provinsi Baru 

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi bersama di Jayapura pada Jumat (14/10/2022).

Ketua Kadin Papua Ronald Antonio mengatakan, FGD yang digagas Kadin Papua ini akan membahas secara detil bagaimana dampak ekonomi dari kehadiran tiga daerah otonomi baru (DOB) di Papua, yaitu Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegunungan terhadap sektor ekonomi.

Dalam FGD besok Kadin menghadirkan empat pembicara yaitu Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doni Kurnia, Rektor Uncen Apollo Safanpo, Kepala Disperindagkop dan UMKM Papua Omah Laduane dan Direktur Operesional PT Bank Papua Isak Wopari.

“Jadi pentingnya mendengar langsung dan berdiskusi terfokus bersama para pembicara yang kita hadirkan ada dari politikus, pemerintah, dan akademisi,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (13/10/2022) siang.

Ronald membeberkan, empat narasumber ini akan membahas materi sesuai kapasitas dan kompetensinya. Seperti Ketua Komisi II DPR RI membahas latar belakang pembentuan tiga DOB serta UU yang sudah disahkan. Rektor Uncem terkait kesiapan SDM Papua, dalam hal ini jumlah sarjana yang diwisuda oleh Uncen yang siap untuk menempati posisi-posisi yang diperlukan di tiga provinsi baru tersebut.

“Kalau Kadis Perindakop akan berbicara tentang peluang lapangan kerja bagi angkatan kerja di Papua. Nah, untuk pihak Bank Papua juga akan menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang akan timbul di DOB tersebut,” jelasnya.

Dia menyebut jumlah pengangguran di Papua sudah melebihi 100 ribu orang. Lantas dengan kehadiran tiga provinsi baru ini, diharapkan bisa mengurangi akan pengangguran di Papua.

“Semoga pengangguran anak-anak di Papua bisa diserap sebelum adanya orang-orang dari luar Papua yang masuk mengisi atau mencari peluang kerja.

Selanjutnya dampak ekonomi dari DOB ini tentunya akan ada pusat ekonomi baru, yang mana di mana seperti Nabire, Merauke dan Wamena yang ditingkatkan dari ibu kota kabupaten menjadi ibu kota provinsi, maka akan ada pembangunan yang masuk dan memperpendek rentang kendali.

“Ya tidak perlu terlalu jauh lagi harus ke Jayapura, tapi ada di sekitaran sana. Jadi, pusat-pusat ekonomi akan tumbuh dan harga barang-barang pun bisa normal,” tandas Ronald. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSU Papua, Polisi Ungkap ada 246 TPS Termasuk Sangat Rawan

    PSU Papua, Polisi Ungkap ada 246 TPS Termasuk Sangat Rawan

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.110
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua com, – Jelang pelaksanaan PSU Pilkada Papua pada tanggal 6 Agustus 2025, Polda Papua mengungkapkan ada 246 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk kategori sangat rawan. ” Dari total 2.023 TPS, Sebanyak 646 TPS masuk kategori kurang rawan, 1.131 TPS kategori rawan, dan 246 TPS tergolong sangat rawan,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, […]

  • BPS Sebut Laju Ekonomi Papua Tumbuh 14,54 Persen di Kuartal III 2021

    BPS Sebut Laju Ekonomi Papua Tumbuh 14,54 Persen di Kuartal III 2021

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com- Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina membeberkan, Papua menjadi provinsi yang mencatatkan ekonomi tertinggi pada kuartal III 2021, yakni 14,54 persen secara tahunan. Pertumbuhannya naik ketimbang kuartal II 2021 yang sebesar 13,7 persen. “Jadi, sektor pertambangan dan penggalian menjadi kontributor terbesar untuk ekonomi Papua. Sektor itu tercatat tumbuh 37,56 persen. Kemudian, terdapat 13 sektor lain […]

  • Kasus Kedua di Kota Jayapura, Pasien Positiv C-19 Meninggal Dunia

    Kasus Kedua di Kota Jayapura, Pasien Positiv C-19 Meninggal Dunia

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabar duka kembali datang dari pandemi covid-19 di Kota Jayapura, seorang Pasien Positif C-19 di laporkan Meninggal Dunia pada  Selasa 07 April 2020, pukul 02.00 wit. Walikota Jayapura, BenhurTommy Mano lewat pesan WhatsApp nya kepada Wartawan mengatakan Pasien yang meninggal dunia di rawat di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura. ” Pasien kita […]

  • Perayaan HARKANNAS Ke-12, Gubernur Fakhiri: Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045

    Perayaan HARKANNAS Ke-12, Gubernur Fakhiri: Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua melalui momentum Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) ke-12 Tahun 2025 menegaskan kembali komitmennya menjadikan ikan sebagai pilar utama ketahanan pangan dan nutrisi untuk masa depan generasi bangsa. Peringatan tahun ini mengusung tema ambisius: “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045.” Dalam sambutannya, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan bahwa HARKANNAS adalah […]

  • Ini Sosok Pelatih PSBS Biak, Mantan Pemain Real Madrid dan Juventus

    Ini Sosok Pelatih PSBS Biak, Mantan Pemain Real Madrid dan Juventus

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – PSBS Biak sudah menentukan pelatih mereka untuk musim depan. Manajemen skuad berjuluk Badai Pasifik sudah sepakat menjalin Kerjasama dengan Juan Esnaider selama dua tahun untuk mengarungi BRI Liga 1 2024/25. Manajer PSBS Yan Permenas Mandenas mengatakan pemilihan pelatih asal Argentina itu berdasarkan berbagai pertimbangan. Selain memiliki pengalaman sebagai pemain di Eropa, arsitek […]

  • Minta Maaf, RSUD Jayapura Sebut Tidak Tolak Pasien

    Minta Maaf, RSUD Jayapura Sebut Tidak Tolak Pasien

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.942
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – “Kami bukan menolak pasien, tapi kami minta dirujuk ke rumah sakit lain,” demikian sanggahan  Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, M.Kes, Rabu (24/06/20) Tanggapan itu menyusul aksi demo dan sorotan masyarakat terhadap kematian pasien Hanafi Retob, yang diduga terlambat penanganan akibat ditolak beberapa rumah sakit, pasca kecelakaan di depan Bank Indonesia, APO, […]

expand_less