Ratusan Mahasiswa Demo Tolak Kenaikan BBM dan Kasus Mutilasi Timika di DPR Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 5 Sep 2022
- visibility 72
- comment 0 komentar

Aksi demo mahasiswa di Kantor DPR Papua/ist
Jayapura, Topikpapua.com,- Ratusan massa dari dua kelompok mahasiswa menggelar aksi demo di Kantor DPR Papua, Senin (5/9/2022).
Dua kelompok mahasiswa ini berunjuk rasa dengan agenda berbeda yaitu menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menuntut keadilan bagi 4 korban warga Nduga yang dimutilasi di Kabupaten Mimika.
Kabag Ops Kompol Guruh menuturkan, sebanyak 250 personel diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa dua kelompok mahasiswa tersebut.
“Hari ini pelaksanaan aksi unjuk rasa ada dua giat, yakni mahasiswa yang menuntut transparansi kasus mutilasi empat warga sipil di Timika dan mahasiswa yang menolak kenaikan tarif BBM yang dilakukan oleh pemerintah,” ungkapnya.
Dalam pengamanan Polisi mengedenpankan pendekatan humani, bahkan kepolisian juga menyiapkan satu unit kendaraan truk untuk mengantarkan massa ke DPR Papua.
“Aksi unjuk rasa yang dilaksanakan berjalan lancar dan tertib hingga di lokasi penerima aspirasi oleh Dewan terhormat di DPR Provinsi Papua. Usai menyampaikan aspirasinya para mahasiswa langsung membubarkan diri dengan aman dan tertib,” beber Guruh.
Guruh menambahkan, kendati aksi unjuk rasa yang dilakukan tidak diterbitkan surat izinnya namun sehumanis mungkin pihaknya menyampaikan kepada massa aksi untuk bisa difasilitasi oleh pihak keamanan beberapa perwakilan saja.
“Yang terpenting adalah massa aksi dapat menyampaikan aspirasinya ke tempat tujuan, karena itu merupakan hak asasi setiap manusia,” tandasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


