Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » 7 Kiat Cari Aman Bonceng Anak Naik Motor

7 Kiat Cari Aman Bonceng Anak Naik Motor

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 25 Jul 2022
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Sepeda motor menjadi alat mobilitas paling efektif dan banyak digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Salah satunya, mengantar anak ke sekolah atau sekadar membonceng berkeliling menikmati perjalanan.

Oging Adria Fitra Sakti selaku Corporate Communication Astra Motor Papua mengatakan untuk membonceng anak kecil juga tidak sembarangan.

“Kalau yang dibonceng orang dewasa mungkin lebih mudah, karena mereka sudah paham. Harus berpegangan, atau sudah tahu posisi duduk yang benar di motor, kemudian tahu kondisi mereka juga. Namun, kalau yang dibonceng harus lebih berhati-hati untuk tetap #Cari_Aman,” ucap Oging, Senin (25/7/2022).

Dulfi Ade Putra selaku Prosesor Promosi Astra Motor Papua menambahkan untuk mengedukasi masyarakat saat berkendara di jalan dengan sepeda motor, Astra Motor Papua, tidak hentinya memberikan edukasi safety riding, agar tetap #Cari_Aman.

“Kami memiliki instruktur profesional yang bisa membantu memberi edukasi, pelatihan keselamatan berkendara,” ujar Dulfi.

Manajer Safety Riding Department PT Astra Honda Motor Johannes Lucky memberi kiat untuk #Cari_Aman saat bonceng anak naik motor. Contoh mudah dan paling banyak dilakukan, membonceng anak di posisi depan.

Menurut Lucky, berbagai alasan disampaikan para orang tua saat membonceng anak di depan. Padahal, terdapat potensi bahaya tersembunyi atas kondisi tersebut.

”Biasanya orang tua membonceng anak di depan karena berbagai alasan sederhana. Misalnya anak bisa menikmati pemandangan dan merasa senang saat duduk di depan. Ada juga yang berpikir posisi anak di depan lebih aman dan mudah dikontrol saat tertidur. Padahal ini tidak benar,” ujar Lucky.

Terdapat beberapa potensi bahaya saat orang tua membonceng anak di depan. Seperti terbentur setang kemudi, terjepit, mendapatkan gangguan kesehatan, menutupi ruang lingkup pandangan pengemudi, mengganggu pengendalian, hingga salah komunikasi atau membaca informasi dari panel meter sepeda motor.

Lalu, bagaimana #Cari_Aman berkendara dengan anak? Berikut hal yang perlu diperhatikan saat berboncengan dengan si buah hati. Pertama yang perlu diperhatikan, perlengkapan berkendara.

Anak wajib menggunakan perlengkapan berkendara, karena pembonceng dan pengendara memiliki risiko yang sama. Sehingga, keduanya wajib menggunakan perlengkapan berkendara, seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

“Kedua, posisi. Pastikan anak membonceng di belakang dengan posisi lurus dengan tubuh pengendara dan rapat, sehingga anak dapat memegang tubuh pengendara lebih baik dan meningkatkan keseimbangan saat berkendara,” ujar Lucky.

Ketiga, anak siap dibonceng. Pastikan tangan anak sudah bisa memegang kuat pengendara. Pegangan yang kuat dapat mencegah keseimbangan anak terganggu ketika membonceng.

Bisa juga ditambahkan sabuk pembonceng sehingga keseimbangan dan posisi anak dapat lebih terjaga. Lalu, kaki sudah bisa menginjak pijakan kaki pembonceng dan ingatkan anak kita untuk tidak memainkan kakinya ketika membonceng, untuk mencegah potensi tersenggol kendaraan lain.
Keempat, kontrol kecepatan.

Saat berkendara dengan anak, perlu mengontrol kecepatan berkendara. Hal ini ditujukan untuk mencegah anak terpental kebelakang/ berguncang saat mebuka gas karena pegangan anak yang belum kuat, atau anak tidak siap terhadap pergerakan tiba-tiba sepeda motor.

Lalu, mencegah anak terlempar saat bermanuver/ menikung dengan kecepatan tinggi. Hal ini berpotensi terjadi karena kekuatan pegangan anak ke tubuh pengendara tidak akan sekuat orang dewasa.

“Mencegah terjadinya pengereman yang kuat. Saat menggunakan kecepatan tinggi, kita berpotensi untuk melakukan pengereman kuat yang akhirnya memberikan rasa tidak nyaman kepada anak kita,” ujarnya.

Kelima, atur waktu, rute, dan jarak. Anak memiliki ketahanan fisik yang berbeda dengan orang dewasa, sehingga mereka tidak bisa diperlakukan sama.

Mengatur waktu keberangkatan seperti berangkat lebih pagi untuk menghindari terik matahari akan dapat mengurangi ketidaknyamanan mereka ketika berkendara. Mengatur rute keberangkatan juga diperlukan sehingga terhindar dari kemacetan dan dapat sampai lebih cepat.

“Namun, pastikan rute tersebut aman, layak dan tidak melanggar peraturan lalulintas. Saat berkendara dengan anak, kita juga perlu mengatur jarak perjalanan sehingga kita bisa menentukan waktu istirahat yang baik untuk anak kita ketika berkendara,” ucapnya.

Tips keenam, konfirmasi. “Kita harus sering melakukan konfirmasi terhadap anak, apakah dia haus, mengantuk, capek dan lainnya. Ketika sering melakukan konfirmasi, kita dapat menemukan masalah pada anak sedini mungkin, sehingga dapat mencegah terjadinya potensi bahaya,” ujarnya.

Ketujuh, edukasi Cari_aman. Anak-anak perlu diedukasi sedini mungkin tentang keselamatan berkendara dan rambu lalu lintas yang berlaku, sehingga mereka dapat memahami potensi bahaya di jalan raya.

Cara paling mudah untuk edukasi usia dini, orang tua dapat mengikutkan anak-anak tercintanya belajar di Kids Traffic Park yang terletak di AHM Safety Riding Park (AHMSRP), Deltamas, Cikarang.

Di fasilitas ini, anak-anak diajarkan untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas, cara menyeberang jalan yang aman menggunakan jalur penyeberangan, dan cara berinteraksi dengan pengguna jalan lain dengan berbagai alat peraga.

AHMSRP juga memiliki jalur simulasi berkendara sepanjang 130 meter yang dilengkapi dengan 22 rambu lalu lintas dan 6 traffic light. Dalam pelatihannya, anak-anak menggunakan push bike dan sepeda kayuh sebagai alat simulasi keselamatan berkendara. Sepanjang dua decade, safety riding AHM sudah mengedukasi sebanyak 286 ribu anak-anak dari seluruh Indonesia.

”Setiap orang tua tentunya ingin anak selamat saat berboncengan di jalan raya. Sehingga, perhatian ekstra dan edukasi sejak dini diperlukan agar anak mendapat pengalaman berkendara yang aman dan menyenangkan bersama orang tuanya,” tutup Lucky. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Opsnal Subdit 3 Sat Narkoba Polda Papua Tangkap 2 WNA dan 1 WNI, Ratusan Paket Ganja Diamankan

    Opsnal Subdit 3 Sat Narkoba Polda Papua Tangkap 2 WNA dan 1 WNI, Ratusan Paket Ganja Diamankan

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Opsnal Subdit 3 Sat Narkoba Polda Papua kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis ganja di kota Jayapura, Rabu (17/7/2024). Kali ini Tim Opsnal Subdit 3 Sat Narkoba berhasil mengamankan ratusan bungkus ganja siap edar dan mengamankan 3 orang terduga pelaku. Direktur Sat Narkoba Polda Papua, Kombes Alfian menjelaskan bila penangkapan ini […]

  • Danrem JO : Tiga Tukang Ojek yang Dibunuh KST di Pegubin Bukan Intelejen 

    Danrem JO : Tiga Tukang Ojek yang Dibunuh KST di Pegubin Bukan Intelejen 

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring membantah soal tudingan tukang ojek yang menjadi korban kekejian Kelompok Separatis Teroris (KST) pimpinan Nason Mimin di Kampung Mangabib, Distrik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, yang terjadi pada Senin (5/12/2022) lalu, merupakan anggota intelijen. Danrem mengklarifikasi bahwa 3 orang warga yang menjadi korban kekejian KST adalah […]

  • Ciptakan Generasi Sehat, TP-PKK Papua Tengah Launching Sarapan Sehat Bergizi Untuk 3.300 Pelajar

    Ciptakan Generasi Sehat, TP-PKK Papua Tengah Launching Sarapan Sehat Bergizi Untuk 3.300 Pelajar

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Tengah baru saja melakukan program Launching Sarapan Sehat Bergizi, di Sekolah Dasar (SD) Impres Oyehe, Nabire, Papua Tengah, pada Senin (04/11/2024). Ratusan peserta didik dan para guru menyambut dengan antusias kegiatan Launching Sarapan Sehat Bergizi. Program ini adalah cikal bakal program nasional […]

  • Gelar Sidak ke RSUD Abepura, Gubernur Fakhiri: Akan Fokus pada Kesehatan Ibu dan Anak!

    Gelar Sidak ke RSUD Abepura, Gubernur Fakhiri: Akan Fokus pada Kesehatan Ibu dan Anak!

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – , Menata kelola Rumah Sakit Daerah yang lebih Profesional dan berpihak pada masyarakat, Gubernur Papua, Mathius Fakhiri melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke RSUD Abepura yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan regional di wilayah Tabi di jalan Kesehatan, Yobe, Abepura, Jumat (7/11/2025). Rumah sakit Abepura memiliki status sebagai Badan Layanan Umum […]

  • Rancangkan Rumah Sakit Internasional,  BTM Siap Menghadap Jokowi

    Rancangkan Rumah Sakit Internasional, BTM Siap Menghadap Jokowi

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano berencana akan menghadap presiden Jokowi untuk membicarakan rencana pemerintah kota jayapura membangun sebuah rumah sakit bertaraf Internasional. Hal tersebut di katakana BTM usai meninjau perkembangan pembangunan rumah sakit tipe C milik pemerintah kota Jayapura di  Muara Tami, Senin (21/01/19). “ Dalam Waktu dekat ini saya akan menghadap […]

  • URI Bantu 70 Unit Ventilator Untuk Pasien Corona di Papua

    URI Bantu 70 Unit Ventilator Untuk Pasien Corona di Papua

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com –  Papua kembali menerima bantuan  70 unit ventilator atau alat bantu pernapasan bagi pasien. Kali ini, bantuan itu diberikan University of Rhode Island (URI) Amerika Serikat yang merupakan pengembangan dari peneliti-peneliti URI, dan melibatkan mahasiswa Papua dengan para dokter di Amerika. “Saat ini alatnya suda di Bandara Halim, rencannya akan diberangkatkan via Timika kemudian ke Wamena […]

expand_less