Kapolda Papua Kunjungi Kampung di Pesisir Jayapura yang Terisolir, Tak Ada Listrik dan Jalan Darat
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 3 Jul 2022
- visibility 69
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, irjen Mathius D Fakhiri saat mengunjungi Distrik Ravenirara / Ntp
Jayapura – Topikpapua.com, – Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri, bersama sejumlah Pejabat Utama di Polda Papua mengunjungi Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/7/2022).
Dalam kunjungan tersebut rombongan Kapolda menggunakan alat transportasi laut, mengingat untuk bisa menjangkau distrik Ravenirara belum bisa di jangkau melewati jalan darat.
Jarak tempuh dari kota jayapura (dermaga polairud Polda Papua) menuju distrik Ravanirara sekitar 2 jam perjalanan, itupun dengan menggunakan kapal cepat milik Polda Papua.
Namun bila penumpang naik dari dermaga depapre, hanya ditempuh dengan waktu 15 – 20 menit.
Walau terbilang dekat dari kota jayapura dan masuk dalam salah satu Distrik di Kabupaten Jayapura, namun distrik Ravenirara masih tergolong terisolir.
“Kalau masyarakat mau ke kota untuk belanja kita harus lihat cuaca dulu, kalau ombak tinggi berarti kita tidak bisa pergi, jadi kalau mau masuk musim ombak kita biasanya stok bama dan BBM yang banyak,” ungkap bapak Noak, salah satu warga, Sabtu (2/7/2022).
Selain belum bisa di capai lewat jalan darat, ternyata 90 Kepala Keluarga yang ada di Ravenirara juga belum bisa menikmati aliran listrik.
“Dulu sempat ada listrik tenaga air disini, tapi waktu banjir bandang tahun 2019 itu fasilitas listrik semuanya rusak, jadi sekarang warga hanya pake pelita,” ungkap Jan Jap Ormuseray, salah satu tokoh adat di Ravenirara.
Mata pencarian sebagian besar warga di Ravenirara adalah nelayan, itulah alasan mengapa Kapolda Papua memberikan bantuan berupa cool box dan motor jhonson bagi warga saat berkunjung kesana.
“Saya ada bawa 10 cool box dan 1 motor jhonson buat warga disini, tapi syarat untuk bisa dapat harus di vaksin dulu, nanti yang sudah vaksin, nomor nya akan diundi,” ujar Kapolda saat berdiskusi dengan warga di kantor distrik Ravenirara.
Hal ini dilakukan Polda Papua sebagai salah satu cara merangsang warga Ravenirara untuk mengikuti program gerai vaksinasi covid-19 yang diamanatkan oleh pemerintah pusat.
Tak ayal, warga pun datang berbondong-bondong untuk divaksin.
“Kasus Covid-19 secara Nasional memang sudah landai, tapi kita tidak boleh takabur dan sombong karena beberapa pekan lalu angka Covid-19 sempat naik meskipun di Papua tidak terdampak. Dengan vansin kita bisa menciptakan kekebalan kelompok, sehingga bila di Ravenirara 80 persen saja warga sudah di vaksin maka bisa terbentuk kekebalan kelompok disini,” Jelas Kapolda.
Selain menggelar vaksinasi massal, Kapolda juga berkesempatan meletakan batu pertama pembangunan pospol di Ravenirara.
“Terima kasih buat warga disini yang sudah menyerahkan tanahnya untuk kita, mungkin awalnya kita bangun dulu pos polisi disini, nanti kedepan saya ijin ke pimpinan agar pospol nya bisa ditingkatkan menjadi Polsek,” Kata Kapolda.
Irjen Fakhiri juga berharap kedepan ada putra-putri asal Ravenirara yang menjadi anggota Polri dan bisa mengapdikan diri di tanah kelahirannya.
“Kita ada program Polisi Noken yang menerima anggota Polri khusus OAP. Saya harap nanti ada 3 sampai 7 anak asli disini yang jadi polisi, sehingga bisa bertugas di kampungnya sendiri,” jekas Kapolda.
Diakhir kunjungannya, Kapolda juga menyempatkan diri berdiskusi dengan para tokoh distrik Rabenirara.
“Tadi banyak masukan kepada saya, yang paling krusial terkait akses jalan darat dan masalah listrik. Nanti saya akan bantu bicara dengan dinas terkait agar masalah ini bisa segera diatasi,” ujar Kapolda. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


