Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAH RAGA » YPM : Sampai Saat Ini Saya Belum Terima SK Sebagai Manager Tim Persipura  

YPM : Sampai Saat Ini Saya Belum Terima SK Sebagai Manager Tim Persipura  

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com – Manager tim Persipura Jayapura, Yan Permenas Mandenas (YPM) mengaku hingga kini dirinya belum menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Manager tim Persipura.  Menurut Yan, dirinya diminta sebagai manager Persipura hanya secara lisan.

“Sejak ditunjuk sebagai manager tim Persipura sampai saat ini baik manager maupun asisten manager yang sudah kami pilih, kami belum menerima selembar kertas sebagai legalitas hukum untuk melaksanakan tugas sebagai Manager Persipura,” ungkap Yan kepada Redaksi Topik, Kamis (30/6/2022).

Dirinya mengaku dalam proses pengambilan keputusan untuk memberikan mandat kepada nya sebagai manager Persipura, dia tak hadir secara langsung dalam rapat tersebut.

“Saat itu saya tidak hadir secara langsung, sehingga saya tidak tau soal rincian kewenangan yang diberikan kepada saya sebagai manager, nanti sampai dengan adanya pernyataan Ketum Persipura lewat pemberitaan kemaren sore barulah saya tau kalau kewenangan yamg diberikan kepada saya itu sampai pada tahapan pembentukan panpel,” jelas Yan.

Anggota DPR-RI itu juga mengaku bingung dengan cara kerja manajemen persipura, utamanya dalam hal pemberian tugas dan wewenang kepadanya.

“Terus terang sampai saat ini saya bingung dengan organisasi Persipura saat ini, ada PT Persipura Papua, ada pengurus Persipura, ada manager club Persipura tetapi pembagian tugas dan tanggung jawab nya tidak diatur dengan baik,” bebernya.

Dia pun berharap Manajemen Persipura segera melakukan perombakan dalam organisasi tim Persipura.

“Saya berharap, manajemen persipura harus segera melakukan perombakan struktur, baik pengurus persipura, maupun struktur PT Persipura Papua, yang kedua segera melakukan perampingan organisasi, sehingga kedepannya struktur organisasi bisa kita atur dengan baik, pendelegasian tugas juga bisa diatur dengan baik, sehingga kedepan kita bisa tau, siapa kerja apa dan siapa lakukan apa, sehingga pendelegasian tugas nya sudah jelas tidak tumpang tindih seperti saat ini,” bebernya.

Lanjut Yan, “Akibatnya Yang terjadi sekarang kan semua tanggung jawab dilemparkan kepada satu orang yang pikul beban itu, sedangkan setau saya, saya diminta sebagai manager hanya untuk mengurus tim Persipura, karena urusan memyangkut sponsor dan lainnya saya serahkan kepada PT Persipura Jayapura yang mempunyai legalitas hukum. Merekalah yang lebih pantas untuk berbicara soal sponsor, kalau saya adalah bagian dari orang yang melaksanakan amanat dari PT Persipura Papua secara organisasi,”jelas Yan.

Politisi partai Gerindra itu juga mengatakan bila dirinya bukanlah pemilik club atau pemegang saham di PT Persipura Jayapura, sehingga salah alamat bila dirinya harus mengerjakan tugas mencari sponsor atau mengurus semua tugas tanggung jawab dalam tim Persipura.

“Jadi tidak bisa serya merta semua tanggung jawab mau dilemparkan begitu saja tanpa memberikan rincian tugas yang jelas, sehingga saya tau apa yang harus saya kerjakan, tidak mendadak kemudian diumumkan lewat media dan sebagainya. saya pikir itu tidak pantas,”tukasnya.

Kembali menyoal legalitasnya sebagai Manager Persipura, Yan mengaku tak mau bertanggung jawab bila nantinya terjadi masalah terkait administasi tim yang sudah dan akan dia tandatangani sebagai Manager Persipura.

“Sampai hari ini kalau mau dikatakan secara lisan penyampaiannya sudah kepada saya sebagai manager, tetapi secara legalitas saya belum mendapatkan SK apapun sebagai manager persipura. Inikan memjadi rancu, sebab nanti dikemudian hari saat saya menandatangani surat administrasi yang diamanatkan kepada saya kemudian memjadi masalah bagimana?,” Ungkap Yan.

Dirinya pun memberikan solusi kepada managemen agar segera merapikan struktur organisasi Persipura, sehingga semua proses menyangkut persiapan Persipura menghadapi Liga 2 musim ini tidak terkendala.

“Harapan saya, kedepannya organisasi Persipura harus dibenahi dan dirampingkan, karena menurut saya masih banyak orang-oramg yang tidak berkompenten dan berkontribusi terhadap tim Persipura, jadi sebaiknya dirombak dan di coret dari struktur yang ada baik di pengurus maupun di PT Persipura Papua harus di rombak total, sehingga kedepan tim ini bisa berjalan lebih sehat dan profesional,”harap Yan.

Lebih lanjut, mantan anggota DPR Papua ini mengatakan bila dirinya bersedia menerima pinangan manajemen Petsipira sebagai Manager hanya karena alasan kecintaannya kepada Persipura.

“Saya mau tegaskan, saya bersedia menjadi manager ini karena kecintaan saya kepada Persipura bukan karena keinginan pribadi apalagi untuk mencari sesuatu, saya tidak ingin memcari sesuatu di Persipura tetapi saya ingin bersama-sama dengan masyarakat papua, dengan seluruh pecinta persipura untuk mengembalikan kejayaan tim Persipura,”pungkas YPM. (Redaki Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Sukses Paslon CODE Siap Proses Hukum Laporan Pengacara SEPTE

    Tim Sukses Paslon CODE Siap Proses Hukum Laporan Pengacara SEPTE

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.568
    • 1Komentar

    Jayapura,  Topikpapua.com, – Ketua Tim sukses pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka dan Deki Deal (CODE),  Denius T Oupmabin angkat bicara perihal laporan yang dibuat oleh kuasa hukum pasangan calon SEPTE kepada Panwaslu dan Bawaslu terkait pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Costan Oktemka. Menurut Denius, laporan yang disampaikan ke Bawaslu dan […]

  • Kapten Philips Hilang, 3 Diplomatik Selandia Baru Kunjungi Mimika  

    Kapten Philips Hilang, 3 Diplomatik Selandia Baru Kunjungi Mimika  

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, – Pangkogabwilhan III Letjen TNI I Nyoman Cantiasa bersama 3 orang Diplomatik Selandia Baru dan 2 staf Kementerian Luar Negeri RI membahas perkembangan penanganan pencarian terhadap Capt. Phillip Mark Mehrtens, pilot Pesawat Susi Air yang diduga disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 7 Februari 2023 di Distrik Paro, Kabupaten Nduga. Pertemuan berlangsung […]

  • Kantor KPU Papua Pegungungan Dibakar, 81 Orang Diamankan

    Kantor KPU Papua Pegungungan Dibakar, 81 Orang Diamankan

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan dibakar puluhan massa yang menamakan diri forum lintas masyarakat dan pemuda bersatu se-Kabupaten Tolikara, Rabu (14/8/2024) pagi. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo mengatakan aksi pembakaran tersebut dipicu akibat ketidakpuasan dari massa terkait permasalahan terhadap SK dari 5 komisioner KPU kabupaten Tolikara […]

  • Pimpin Sertijab Dandim 1709/Yawa dan Sejumlah Pejabat Korem, Ini Pesan Danrem

    Pimpin Sertijab Dandim 1709/Yawa dan Sejumlah Pejabat Korem, Ini Pesan Danrem

    • calendar_month Ming, 12 Des 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Yapen, Topikpapua.com, – Letkol Inf Catur Prasetiyo Nugroho secara resmi menjabat Komandan Kodim 1709/Yapen Waropen menggantikan Letkol Inf Leon Pangaribuan, yang ditandai dengan upacara serah terima jabatan jajaran Korem 173/PVB yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI Taufan Gestoro, di Aula Graha Korem 173/PVB Kab. Biak, Sabtu 11 Desember 2021. Upacara serah terima […]

  • Sekda Nduga Bantah Jumlah Korban Tewas di Nduga Sebanyak 139 Orang

    Sekda Nduga Bantah Jumlah Korban Tewas di Nduga Sebanyak 139 Orang

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Sekertaris Daerah Kabupaten Nduga, Namia Gwijangge membantah berita yang beredar di media masa bahwa jumlah korban tewas akibat konflik di Nduga mencapai angka 139 jiwa. Menurut Namia, data jumlah 139 jiwa tersebut  tidak bisa di pertanggungjawabkan karena tidak bisa di verifikasi dengan benar baik nama, alamat dan penyebab kematian. “ Data yang […]

  • Pemuda Marind Klaim Togel Hiburan yang Tidak Sehat   

    Pemuda Marind Klaim Togel Hiburan yang Tidak Sehat  

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Ketua Pemuda Marind, Fransiskus Ciwe menilai bahwa perjudian toto gelap alias togel adalah hiburan yang sangat tidak sehat. Ia tak memungkiri bahwa saat ini masyarakat di Kota Merauke dan sekitarnya sangat haus akan hiburan. “Tapi hiburan yang sangat tidak sehat. Karena apa, sudah tahu togel itu haram, tapi ya menjamur dimana-mana” katanya […]

expand_less