Begini Kronologis Penyelamatan NS Korban Selamat dari Pembantaian KKB Beoga
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 5 Mar 2022
- visibility 114
- comment 0 komentar

Personel Satgas Damai Cartenz saat evakuasi Nelson Sarira, korban selamat aksi penembakan KKB di Beoga/foto ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Setelah menanti tiga hari lamanya di lokasi penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di tower B3, Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua. Akhirnya, Nelson Sarira, korban yang selamat dari aksi penembakan tersebut berhasil dievakuasi Satgas Damai Cartenz, Sabtu (5/3/2022).
Kaops Damai Cartenz, Kombes Polisi Muhammad Firman menjelaskan kronologi evakuasi dimulai sekira pukul 08.00 WIT, dimana termonitor melalui CCTV bahwa korban Nelson masih terlihat di TKP dan meminta bantuan.
Kemudian pukul 09.00 WIT, dilakukan konsolidas team yang akan melaksanakan evakuasi korban yang terdiri dari Penerbad Bell-412EP/HA-5177 (Aircover ) terdiri dari 5 personel dan 1 personel Satgas Gakkum Ops Damai Carstenz serta Komala Indonesia, AS 350 B3E/PK-KIE terdiri dari 1 capt pilot , 1 co pilot dan 2 personel Satgas Gakkum Ops Damai Carstenz.
” Ya, sekitar pukul 09.28 WIT Helikopter Penerbad Bell-412EP/HA-5177 take off menuju Site Repeater B3 Palapa Timur Telematika (PTT) Beoga untuk evakuasi. Dan pada pukul 09.30 WIT, Helikopter Komala Indonesia, AS 350 B3E/PK-KIE take off menuju lokasi yang sama, ” kata Firman.
Firman melanjutkan, sekitar pukul 10.00 WIT 2 personel Satgas Gakkum turun dari heli untuk melakukan evakuasi korban Nelson untuk selanjutnya terbang menuju ke Kabupaten Mimika.
“Untuk Helikopter Komala Indonesia AS 350 B3E/PK-KIE landing di Denpenerbad Timika dari Site Repeater sekitar pukul 10.27 WIT di TKP. Jadi, sekitar pukul 10.50 WIT, Nelson Sarira menuju ke Mapolres Mimika di mile 32 untuk mendapat penanganan medis dari Dinkes Mimika,” terang Firman.
Menurut Firman, korban saat ini masih dalam keadaan trauma mengingat selama tiga 3 hari dengan perasaa ketakutan berada sendirian di TKP menunggu penyelamatan.
Sementara dari hasil keterangan dua personel satgas yang menyelamatkan korban, bahwa korban mengaku ada sekitar 10 orang pelaki membawa parang dan senjata saat menyerang para korban.
“Jadi, berdasarkan keterangan korban Nelson bahwa para pelaku saat itu langsung masuk ke camp dan membantai delapan orang korban yang ada. Dia (Nelson) sendiri yang berhasil kabur dan sempat .elihat rekan-rekannya sudah meninggal di camp,” ujar Firman.
Berikut nama delapan korban yang meninggal duni: Bona Simanulang, Renal Tentya Tagasyez, Bili Galdi Balion, Jamaludin, Sharil Nurdiansyah, Eko Septiansyah, Bebei Tabuni dan Ibo. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


