Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » DPRD Minta Pasukan Non Organik di Tarik dari Intan Jaya

DPRD Minta Pasukan Non Organik di Tarik dari Intan Jaya

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 23 Sep 2020
  • visibility 4.100
  • comment 0 komentar
Jayapura, Topikpapua.com, –  Terkait rentetan kejadian di Intan Jaya beberapa waktu terkahir, Anggota DPRD Kabupaten setempat menyampaikan sejumlah pernyataan sikap kepada Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih.
Pernyataan sikap itu disampaikan langsung para wakil rakyat DPRD Kabupaten Intan Jaya, kepada Kapolda dan Pangdam di Mako Kodam Cenderawasih, Selasa (22/09/200.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Intan Jaya, Mathen Tipagau , Marthe Tipagau, S.Sos mengatakan ada 12 point pernyataan sikap DPRD, disertai kronologi yang terjadi di Intan Jaya sejak tahun 2009 hingga saat ini.
“Tadi kami bertemu dengan Pangdam Cenderawasih dan Kapolda Papua serta Komnas HAM Perwakilan Papua di Makodam, untuk menyampaikan keluhan, tangisan air mata dari masyarakat Kabupaten Intan Jaya, terhadapi yang selama ini kami hadapi,” kata Marthe Tipagau yang didampingi beberapa anggota DPRD  lainnya.
Sebagai repserentatif rakyat, kata Marthen DPRD telah  mencermati serta megikuti kondisi serta situasi keamanan Intan Jaya sejak Oktober 2019 hingga saat ini, terus terjadi konflik, pertumpahan darah baik masyarakat sipil, Aparat TNI/Polri maupun kelompok TPN OPM.
“Kondisi konflik ini, hingga saat tidak dapat diselesaikan oleh Pemerintah baik pusat, provinsi, kabupaten Intan Jaya sendiri maupun aparat keamanan,” katanya.
Selanjutnya, kehadiran satgas pasukan non organik yang dikirim Pemerintah Pusat di Kabupaten Intan Jaya, lanjut Marthen justru membuat masyarakat hidup dalam ketakutan, tekanan, intimidasi bahkan trauma mendalam.
“Kehadiran Satgas ini juga yang membuat salah satu factor, kenapa masyarakat Intan Jaya tidak leluasa melakukan aktifitas. Semua dihantui ketakutan, lantaran baik aparat keamanan maupun kelompok sebelah yang meresahkan masyarakat,” jelasnya.
Hal itu juga sambung Mathen, yang akhirnya berdampak pada pelayanan pelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan disegala bidang terhambat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja optimal, anak-anak tidak dapat sekolah, aktifitas masyarakat lumpuh, petugas kesehatan juga demikian, semuanya ketakutan bahkan masyarakat dari distrik-distrik lari ke Ibu Kota,” jelasnya.
Dengan hal-hal tersebut, kata Mathen, sebagai repserentatif rakyat, DPRD Kabuten Intan Jaya meminta Komnas HAM RI perwakilan Papua segera membentuk tim dan turun langsung ke Intan Jaya, untuk melakukan investigasi terhadap sejumlah konflik berkepanjangan yang terjadi.
Tak hanya itu, DPRD Intan Jaya juga meminta para petinggi negara yang ada di Provinsi Papua, Gubernur, Kapolda, Pangdam, DPR Papua serta MRP juga turun ke Intan Jaya bertemu langsung dengan masyarakat.
“Dengarkan aspirasi masyarkat secara langsung, tanyakan kepada masyarkat apa sesungguhnya yang mereka alami selama ini,” katanya.
Dipoint berikutnya, Politisi Nasdem ini juga berharap agar pemerintah daerah agar bertanggung jawab melaksanakan pelayanan pemerintahan di Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya, Sugapa dengan tetap berkoordinasi dengan aparat keamanan organik, baik TNI dan Polri yang ditugaskan di Intan Jaya.
Segala sesuatu, lanjutnya, yang berkaitan langsung dengan penyelesaian konflik di Intan Jaya, diharapkan dapat dilakukan dengan pendekatan budaya, adat dengan melibatkan pemerintah daerah, stakeholder agar kedepan tercipta kondisi keamanan yang lebih kondusif, sehingga masyarakat dapat kembali beraktifitas dengan aman dan nyama.
“Kami juga berharap Polda dan Kodam Cenderawasih dapat membentuk tim investigasi untuk mengusut semua persoalan yang terjadi secara riil, tanpa ada yang perlu disembunyikan. Karena selama ini, semuanya terkesan tertutup bahkan aparat tidak pernah mengungkap apalagi menangkap pelaku- pelaku kejahatan di Intan Jaya,” jelasnya.
Tak hanya di Papua saja, DPRD juga minta kepada Presiden, Panglima TNI, Kapolri, Makopolhukam, dan Menhan agar menarik pasukan non organik di Intan Jaya khususnya dan Papua pada umumnya.
“Kehadiran pasukan Non organik ini membuat banyak korban jiwa.  Masyarakat Sipil, TNI/Polri juga banyak yang tertembak mati oleh kelompok TPN-OPM dan termasuk kelompok mereka sendiri. Tiada hari tanpa darah di tanah ini. jadi, Negara harus hadir dan berlaku adil, jujur dan bertanggung jawab penuh menghentikan semua konflik kemanusiaan yang terjadi di Tanah Papua,” katanya. (Redaksi Topik)
  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaring Aspirasi Masyarakat, MDF Kunjungi Distrik Pantai Barat Sarmi

    Jaring Aspirasi Masyarakat, MDF Kunjungi Distrik Pantai Barat Sarmi

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sarmi, Topikpapua.com, – Calon Gubernur Provinsi Papua, Mathius D Fakhiri (MDF) bersama rombongan Koalisi Papua Cerah mengunjungi Kampung Arbais, Distrik Pantai Barat, Kabupaten Sarmi, Sabtu (28/06/2025). Dalam kunjungan tersebut, Rombongan MDF didampingi oleh sejumlah petinggi partai pendukung. Menggunakan jalur darat dengan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan tak menyurutkan MDF dan rombongan untuk pergi dan […]

  • OJK Tingkatkan Literasi Keuangan bagi Mahasiswa Unmus Merauke

    OJK Tingkatkan Literasi Keuangan bagi Mahasiswa Unmus Merauke

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat bersama Bursa Efek Indonesia dan Bank Papua menggelar kegiatan edukasi keuangan kepada mahasiswa di Universitas Musamus Merauke (Unmus), Kabupaten Merauke. Kegiatan dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Papua dan Papua Barat Muhammad Ikhsan Hutahaean bersama Wakil Rektor Unmus Maria Veronica Irene Herdjiono, Dekan […]

  • Pimpin Sertijab Kasilog Korem 172/PWY, Kolonel Bayu: Ini Dinamika Organisasi dan Pembinaan Personel

    Pimpin Sertijab Kasilog Korem 172/PWY, Kolonel Bayu: Ini Dinamika Organisasi dan Pembinaan Personel

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Danrem 172/PWY diwakili Kasrem Kolonel Inf Bayu Sudarmanto memimpin serah terima jabatan Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Kasrem 172/PWY dari Kolonel Kav Hendra Setiawan Nuryahya kepada Kolonel Czi Surya Supratman, di Aula Korem 172/PWY, Kota Jayapura, Rabu (28/12/2022). Kasrem mengungkapkan bahwa sertijab dan tradisi laporan korps yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari […]

  • Kemudahan dalam Genggaman: MotorkuX Tambah Merchant Menjelang Akhir Tahun 2024

    Kemudahan dalam Genggaman: MotorkuX Tambah Merchant Menjelang Akhir Tahun 2024

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Dalam upaya memberikan kemudahan dalam satu genggaman, Astra Motor Papua bersama dengan seluruh dealer resmi sepeda motor Honda area Papua memiliki semangat untuk memberikan kemudahan menjawab kebutuhan pelanggan setianya dalam satu aplikasi yakni MotorkuX. Maka Untuk memperkuat kembali layanan MotorkuX, Astra Motor Papua menambahkan Merchant dan beberapa fitur yang baru. Region Head Astra […]

  • Buntut Tabrak Maut, Enam Kantor Pemerintahan Dogiyai Dibakar

    Buntut Tabrak Maut, Enam Kantor Pemerintahan Dogiyai Dibakar

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengungkapkan, buntut dari insiden tabrak maut, sekelompok massa kembali membakar enam kantor Pemerintahan di Kabupaten Dogiyai. Padahal, kata Kamal, situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai kondusif, namun sekelompok massa kembali melakukan aksinya pada Sabtu (12/11/2022) sore. “Jadi, situasi kemarin sore sempat kondusif, namun di […]

  • Pemprov Papua Berangkatkan 110 Siswa Penerima Beasiswa ADEM

    Pemprov Papua Berangkatkan 110 Siswa Penerima Beasiswa ADEM

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua melepas 110 siswa penerima beasiswa program ADEM (afirmasi pendidikan menengah) ke SMU/SMK terbaik di 5 provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, DIY dan Jawa tengah. Pelepasan siswa oleh Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, mewakili Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua, di Kota Jayapura, […]

expand_less