Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Pengakuan Mantan Pasien Covid-19 : Selama Perawatan Kami Dimanusiakan

Pengakuan Mantan Pasien Covid-19 : Selama Perawatan Kami Dimanusiakan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
  • visibility 1.380
  • comment 0 komentar

Oleh : Robert NB. Sihombing (Guru SMAN 1 Jayapura)

“Selama masa karantina hingga kepulangan, kami dimanusiakan,” demikian kata Robert BN Sihombing seorang guru SMA di kota Jayapura, dalam cerita singkatnya selama menjadi pasien Covid-19  Kota Jayapura.

Roberth Bn Sihombing dan Istri terdiagnosa positive Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gelaja (OTG) pada 22 Juni 2020, setelah melakukan tes Covid-19 sukarela.

“Kami sekeluarga secara sukarela memeriksakan diri untuk Test Covid, karena merasa ada faktor resiko dari istri saya yang beberapa hari membantu orang sakit, dan endingnya orang tersebut dinyatakan : Rapid Non Reaktif , namun Swabnya Positif (setelah beberapa hari kemudian),” ungkap Robert.

Sekitar pukul 23.00 WIT, 22 Juni 2020, istri Robert menerima  telepon dari dokter paru tim Satgas Covid kota Jayapura, dengan keterangan bahwa Ia dan istri dinyatakan positif, sementara  5 anggota keluarga yang juga tes PCR saat itu, hasilnya Negatif.

“Ada dua pilihan yang diberikan, dijemput tim Covid, atau datang sendiri ke Pusat Karantina Covid-19 Kota Jayapura, di Hotel Sahid, dan kami putuskan datang sendiri, dengan pertimbangan agar tidak jadi kehebohan dilingkungan tempat tinggal kami,” katanya.

23 Juli, awal mula Roberth dan Istri mulai menjalani perawatan di Pusat Karantina Covid-19 Kota Jayapura, di Hotel Sahid. Dalam perawatannya,  Roberth akui, tidak ada yang istimewa. dan pasien diwajibkan mengikuti semua saran dan obat dari Dokter.

Selain itu, pasien  wajib menjalani olah raga pagi mulai Pukul 07.00-09.00 WIT dan Sore  pukul 15.00-17.00  di area lapangan yang disediakan, termasuk ibadah bagi Muslim dan Kristen, dengan jadwal terpisah setiap harinya.

Selain pengobatan dengan Oseltamivir Phosphate , pagi dan malam hari, pasien juga diberikan vitamin C dalam dosis banyak dan secara sadar dan tanpa paksaan, vitamin itu kami konsumsi dengan harapan cepat sembuh.

“Disisi lain,  istri saya selalu membuatkan ramuan minuman : Kunyit, Jeruk Asam, Jahe, Madu dicampur jadi satu untuk kami minum setiap pagi,” akunya.

Tak hanya itu, seluruh pasien yang dirawat juga diberikan informasi melalui Webinar IDI Provinsi  Papua. Informasi itu berupa saran-saran kesehatan, untuk membersihkan/Spulling hidung (spulling dengan cairan Na.Cl 0,9%+ Betadine (satu tutup botol) sebanyak 3-5 (@ 10 CC) sekali semprot/tindakan – pagi dan malam

“Kami juga  dianjurkan berkumur dengan Betadine – Mouthwash  and Gargle* setiap harinya,” katanya.

Namun saat itu kami ganti dengan Listerin (warna biru), Ia beralasan, karena saran IDI tersebut, juga diperolehnya saat mengikuti acara mereka via aplikasi zoom.

“Saya lakukan itu, tapi istri saya enggan melakukan, karena takut, terselak, rasanya tidak enak,” jelasnya dengan keyakinan akan mendapatkan hasil berbeda untuk hasil Swab pertama selama masa pengobatan/karantina.

Selang 8 hari, Robert melakukan swab dan hasil swab pertama setelah menjadi pasien, diperoleh pada 30 Juni 2020 dengan hasil Negatif. “ Tapi hasil istri masih tetap Positif,” akunya

Hingga akhirnya, istri memintanya untuk mengajarkan cara spulling dan Gargling yang benar (sesuai video yg beredar).

Faktor kebersihan juga menjadi prioritas istri, mulai dari ruang kamar, alat makan, perangkat sholatnya, kamar mandi dan lainnya, selama masa karantina.

Dan yang paling utama, Robert mengakui, jangan stress. Jalani hari seperti biasa, jalin komunikasi dengan pasien lainnya, ikuti webinar, olah raga,  dan tetap yakin akan disebuhkan.

“Kami berusaha tidak stress. Hari-hari kami lalui dengan bermain Ludo berdua, mencuci pakaian bersama, olah raga bersama, diskusi dengan sesama teman yang terinfeksi dari berbagai latar belakang dan pengalaman..mengikuti beragam seminar on line (Webinar) termasuk masalah Covid,” ceritanya.

Hingga akhirnya, 11 Juli Swab ke dua keluar dan hasilnya negative. “Saya negatif untuk kedua kalinya-sehingga dirujuk untuk pulang, sedangkan istri saya yg baru satu kali punya hasil Swab negatif, tetap tinggal menjalani perawatan,” katanya

Bersamaan dengan kepulangan saya, istri menjalani Swab ke 3.

Tanggal 15 Juli akhirnya dinyatakan negatif , dan boleh pulang ke rumah untuk isolasi mandiri.

Kata Robert, inti dari pengalamannya selama menjadi pasien Covid-19, selama masa karantina hingga kepulangan, kami dimanusiakan. Dilayani dengan baik dan sopan, baik oleh petugas maupun oleh pihak Hotel.

“Saya yakin, setiap daerah mempunyai tata cara yg berbeda dalam penanganan,” katanya. **

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membanggakan, Pebalap Astra Honda Kumandangkan Indonesia Raya di ARRC Thailand

    Membanggakan, Pebalap Astra Honda Kumandangkan Indonesia Raya di ARRC Thailand

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Prestasi membanggakan dipersembahkan oleh pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) pada seri pembuka ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023. Secara konsisten, dua kali pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya dari podium tertinggi atas pencapaian pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) di kelas Asia Production (AP) 250 pada ajang balapan […]

  • Foto temuan bayi masih hidup di kebun kelapa sawit Merauke/istimewa

    Warga Merauke Temukan Bayi Hidup di Kebun Kelapa Sawit

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Penemuan bayi berkelamin laki-laki hebohkan warga Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (10/1/2023). Kasie Humas Polres Merauke AKP Ahmad Nurung membenarkan, bayi yang masih hidup itu ditemukan di areal kebun kelapa sawit Abdeling Plasma 3 PT. Bio Inti Agrindo, Blok 40/37, Kampung Mandegman, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke. “Kejadiannya hari Selasa sekira pukul 09.00 […]

  • PLN Hadir di Intan Jaya, Wujudkan Energi Listrik Berkeadilan untuk Rakyat

    PLN Hadir di Intan Jaya, Wujudkan Energi Listrik Berkeadilan untuk Rakyat

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Intan Jaya, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan energi listrik di seluruh daerah, khususnya di Tanah Papua. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kelistrikan antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya yang berlangsung di Kantor Bupati Intan Jaya, Rabu (9/7). Penandatanganan ini turut disaksikan oleh Gubernur Papua […]

  • Kampus USWIM Nabire Terbakar

    Kampus USWIM Nabire Terbakar

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kebakaran terjadi pada Kampus Universitas Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Minggu (16/7/2023), sekitar pukul 15.15 WIT. Adapun bangunan yang terbakar yakni satu ruangan perpustakaan, satu ruangan kuliah, dan satu ruangan mikroteaching. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan dari keterangan dua saksi dosen yakni Hans Frits Limborang (59) dan […]

  • Rusuh Wamena, Bupati Jhon Sebut 1.010 Bangunan dan Kendaraan Terbakar

    Rusuh Wamena, Bupati Jhon Sebut 1.010 Bangunan dan Kendaraan Terbakar

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya merilis jumlah kerusakan rumah, kantor, dan kendaraan akibat rusuh di Wamena. Menurut Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua, Sebanyak 1.010 unit rumah, kantor, dan kendaraan dibakar maupun dirusak saat kerusuhan sehari di Wamena pada 23 September 2019. “Perumahan, kios, ruko dan kantor pemerintah itu sekitar 787 unit,” kata Bupati Jhon, […]

  • Gol Dua Pemain Papua Hentikan Langkah Persipura di Piala Presiden, Luciano : Itu Kehendak Tuhan..!

    Gol Dua Pemain Papua Hentikan Langkah Persipura di Piala Presiden, Luciano : Itu Kehendak Tuhan..!

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Persipura Jayapura di pastikan tidak lolos ke babak 8 besar piala Presiden setelah pada pertandingan terakhir di grub C, tim berjulukan Mutiara Hitam ini kalah dari Tim Promosi Liga satu, Kalteng Putra dengan scor telak 3-1. Ironisnya lagi, dua dari tiga gol yang bersarang di gawang Dede Sulaiman di ciptakan oleh […]

expand_less