Tanpa Penyakit Bawaan, Pasutri ini Meninggal Murni Karena Virus Corona
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 19 Jul 2020
- visibility 1.955
- comment 0 komentar

Dok Proses Pemakaman pasien positif covid-19 di Pemakaman Khusus Covid-19 Buper Waena / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Berita duka kembali di sampaikan oleh Satgas Covid-19 Papua. Hari ini dilaporkan satu pasien positif covid-19 asal kota Jayapura meninggal dunia.
Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule mengatakan pasien meninggal atas nama nyonya S, usia 42 tahun.
“Nyonya S ini sebelumnya dirawat di salah satu rumah sakit Mitra kita di kota jayapura selama 13 hari, setelah ditangani oleh para ahli dan perawat dengan menggunakan peralatan medis, kemaren malam Nyonya S menghembuskan nafas terakhirnya,”Kata Sumule kepada Pers, Sabtu (18/07/20) malam.
Diungkapkan dokter Sumule, dari hasil pemeriksaan di ketahui nyonya S meninggal murni oleh karena virus corona (covid-19).
“Ini adalah kasus ke lima pasien kita yang meninggal murni karena virus corona, bukan karena ada penyakit penyerta, “Ujarnya.
Sumule juga menjelaskan bila sebelumnya suami dari nyonya S juga menjadi korban keganasan virus corona, “ Pada tanggal 7 Juli lalu suami Nyonya S ini juga meninggal karena virus corona, dan kasusnya sama, murni karena virus corona, bukan karena ada penyakit bawaan,”Jelas Sumule.
Sementara itu di laporkan juga hari ini ada penambahan 49 kasus positif baru dan penambahan 13 kasus sembuh di Papua.
“Hari ini ada penambahan 49 kasus baru, sehingga total komulatif pasien positif covid-19 di papua hingga pukl 9.00 WIT sebanyak 2.529, dimana 1.279 diantaranya saat ini masih dirawat, 1.223 pasien telah dinyatakan sembuh dan 27 pasien meninggal dunia, “Kata Sumule.
Penambahan 49 kasus baru berasal dari kota jayapura sebanyak 33 kasus, kabupaten Jayapura 12 kasus, Mimika 2, kepulauan yapen 1 dan kabupaten Biak Numfor 1 kasus.
“ Puji Tuhan hari ini juga kita bisa laporkan ada penambahan 13 kasus sembuh yang berasal dari Mimika 7 pasien, Jayawijaya 4, kota jayapura 1 dan kabupaten Nabire 1 pasien, “jelas Sumule.
Jumlah ODP sebanyak 2.856 orang sedangkan PDP sebanyak 246 orang. Hingga kini telah di lakukan pemeriksaan terhadap 21.521 sampel swab dengan metode PCR dan TCM.
Dengan penambahan kasus yang terus meningkat ini, Sumule mengaku dalam waktu dekat pihak provinsi papua akan kembali menggelar pertemuan dengan seluruh pimpinan daerah guna membahas kebijakan apa yang akan kembali diambil agar penyebaran covid-19 di Papua bisa segera di kurangi.
“Saat ini pada kebijakan relaksasi tahap III Pemprov sudah berikan kewenangan kepada kepala daerah di kabupaten/kota untuk penanganan covid-19, namun hingga kini kita lihat angka kasus masih terus meningkat, sehingga kita akan kembali berdiskusi bersama untuk mencari solusi terbaik guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Papua, “Pungkas Sumule. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua



