Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Tanpa Penyakit Bawaan, Pasutri ini Meninggal Murni Karena Virus Corona

Tanpa Penyakit Bawaan, Pasutri ini Meninggal Murni Karena Virus Corona

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
  • visibility 2.009
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Berita duka kembali di sampaikan oleh Satgas Covid-19 Papua. Hari ini  dilaporkan satu pasien positif covid-19 asal kota Jayapura meninggal dunia.

Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule mengatakan pasien meninggal atas nama nyonya S, usia 42 tahun.

“Nyonya S ini sebelumnya dirawat di salah satu rumah sakit Mitra kita di kota jayapura selama 13 hari, setelah ditangani oleh para ahli dan perawat dengan menggunakan peralatan medis, kemaren malam Nyonya S menghembuskan nafas terakhirnya,”Kata Sumule kepada Pers, Sabtu (18/07/20) malam.

Diungkapkan dokter Sumule, dari hasil pemeriksaan di ketahui nyonya S meninggal murni oleh karena virus corona (covid-19).

“Ini adalah kasus ke lima pasien kita yang meninggal murni karena virus corona, bukan karena ada penyakit penyerta, “Ujarnya.

Sumule juga menjelaskan bila sebelumnya suami dari nyonya S juga menjadi korban keganasan virus corona, “ Pada tanggal 7 Juli lalu suami Nyonya S ini juga meninggal karena virus corona, dan kasusnya sama, murni karena virus corona, bukan karena ada penyakit bawaan,”Jelas Sumule.

Sementara itu di laporkan juga hari ini ada penambahan 49 kasus positif baru dan penambahan 13 kasus sembuh di Papua.

“Hari ini ada penambahan 49 kasus baru, sehingga total komulatif pasien positif covid-19 di papua hingga pukl 9.00 WIT sebanyak 2.529, dimana 1.279 diantaranya saat ini masih dirawat, 1.223 pasien telah dinyatakan sembuh dan 27 pasien meninggal dunia, “Kata Sumule.

Penambahan 49 kasus baru berasal dari kota jayapura sebanyak 33 kasus, kabupaten Jayapura 12 kasus, Mimika 2, kepulauan yapen 1 dan kabupaten Biak Numfor 1 kasus.

“ Puji Tuhan hari ini juga kita bisa laporkan ada penambahan 13 kasus sembuh yang berasal dari Mimika 7 pasien, Jayawijaya 4, kota jayapura 1 dan kabupaten Nabire 1 pasien, “jelas Sumule.

Jumlah ODP sebanyak 2.856 orang sedangkan PDP sebanyak 246 orang. Hingga kini telah di lakukan pemeriksaan terhadap 21.521 sampel swab dengan metode PCR dan TCM.

Dengan penambahan kasus yang terus meningkat ini, Sumule mengaku dalam waktu dekat pihak provinsi papua akan kembali menggelar pertemuan dengan seluruh pimpinan daerah guna membahas kebijakan apa yang akan kembali diambil agar penyebaran covid-19 di Papua bisa segera di kurangi.

“Saat ini pada kebijakan relaksasi tahap III Pemprov sudah berikan kewenangan kepada kepala daerah di kabupaten/kota untuk penanganan covid-19, namun hingga kini kita lihat angka kasus masih terus meningkat, sehingga kita akan kembali berdiskusi bersama untuk mencari solusi terbaik guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Papua, “Pungkas Sumule. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenkominfo Bersama Siberkreasi Gelar Webinar Tips Pemasaran di Medsos bagi Komunitas Maluku dan Papua  

    Kemenkominfo Bersama Siberkreasi Gelar Webinar Tips Pemasaran di Medsos bagi Komunitas Maluku dan Papua  

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 646
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengungkapkan pihaknya berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi secara konsisten telah melakukan literasi digital kepada lebih dari 14,6 juta orang untuk memaksimalkan ruang digital, sekaligus meminimalkan dampak negatif dari internet seperti hoax, perundungan, kekerasan seksual, dan kejahatan digital lainnya. Dalam perjalanannya Program #MakinCakapDigital sejak […]

  • Biaya Pengobatan Gubernur Papua Lukas Enembe Ditanggung APBD

    Biaya Pengobatan Gubernur Papua Lukas Enembe Ditanggung APBD

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Rasa penasaran publik ihwal biaya pengobatan Gubernur Papua Lukas Enembe yang mendatangkan tim dokter khusus dari Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura, akhirnya terjawab sudah. Tim Kuasa Hukum Lukas Enembe menyebut bahwa biaya pengobatan mantan Bupati Puncak Jaya dua periode itu ditanggung penuh oleh negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua, […]

  • PSU Papua, Polisi Ungkap ada 246 TPS Termasuk Sangat Rawan

    PSU Papua, Polisi Ungkap ada 246 TPS Termasuk Sangat Rawan

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.205
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua com, – Jelang pelaksanaan PSU Pilkada Papua pada tanggal 6 Agustus 2025, Polda Papua mengungkapkan ada 246 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk kategori sangat rawan. ” Dari total 2.023 TPS, Sebanyak 646 TPS masuk kategori kurang rawan, 1.131 TPS kategori rawan, dan 246 TPS tergolong sangat rawan,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, […]

  • Supiori Masuk Zona Merah, Total Pasien Positif C-19 Melonjak Menjadi 178 Kasus

    Supiori Masuk Zona Merah, Total Pasien Positif C-19 Melonjak Menjadi 178 Kasus

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.860
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabupaten Supiori Masuk Zona merah setelah hasil test Swab PCR membuktikan ada 2 pasien di kabupaten tersebut yang dinyatakan Positif Covid-19. Supiori menjadi kabupaten ke 12 di Papua yang masuk Zona Merah. Selain adanya penambahan kabupaten yang masuk zona merah, jumlah pasien positif di Papua juga di laporkan Satgas Covid-19 Papua mengalami […]

  • Buronan 9 Tahun Kejati Papua, MJSP Tertangkap di Bali

    Buronan 9 Tahun Kejati Papua, MJSP Tertangkap di Bali

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Made Jabbon Suyasa Putra, buronan kasus korupsi selama 9 tahun akhirnya ditangkap Kejaksaan Tinggi Papua. Asintel Kejati Papua, Akhmad Muhdhor mengatakan, DPO Kejati Papua sejak tahun 2012 itu, ditangkap di Bali pada 11 November 2021. Akhmad menjelaskan, Made Jabbon Suyasa Putra kabur sejak tanggal 27 Maret 2012. Saat itu, lanjut Akhmad, dia (Made) […]

  • Terbukti Bawa Sajam dan Bom Molotov, 14 Peserta Demo Save LE Diamankan

    Terbukti Bawa Sajam dan Bom Molotov, 14 Peserta Demo Save LE Diamankan

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com – Aparat gabungan TNI dan Polri berhasil mengamankan 14 orang lantaran kedapatan membawa 14 senjata tajam seperti pisau dapur, parang, kapak, kemudian juga ketapel, busur panah, satu buah dopis (bom ikan), satu unit sepeda motor, satu kantong plastik berisikan paku hingga sejumlah botol minuman keras (miras). Benda-benda terlarang itu diamankan saat aksi demo Save […]

expand_less