Mendagri Warning Pemda Yang Belum Realisasikan NPHD
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 10 Jul 2020
- visibility 233
- comment 0 komentar

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Jendral Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A, PH.D / Tj
Jayapura, Topikpapua.com – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kembali mengingatkan pemerintah daerah yang melaksanakan Pilkada 2020, agar segera merealisasikan NPHD.
Permintaan ini menyusul agenda KPU yang sudah masuk pada tahapan pencocokan data pemilih (Coklih) pada 15 Juli hingga Agustus mendatang.
“ Secara keseluruhan 11 Kabupaten di Papua sudah merealisasikan NPHD, ada yang 40 persen, 50 persen bahkan ada yang sudah 100 persen, tapi ada dua kabupaten ruang viskalnya sulit,” kata Tito Karnavian saat kunjungannya di Papua, Jumat (10/07/20).
Sehingga, dirinya berharap Pemerintah Papua dan Forkompinda untuk mendorong dua Pemda tersebut dapat melakukan realisasi secara bertahap, agar tahapa pemilu dapat berjalan sesuai jadwal.
Kata Tito, dalam tahapan coklit atau pencocokan penelitian, itu dilakukan secara door to door oleh petugas. Dimana dalam wabah Corona saat ini, Petugas pendata harus diproteksi.
“ Petugas itu perlu alat proteksi seperti masker, sarung tangan, fiksil, hand sainitizer saat melakukan pendataan. Termasuk pendataan terhadap calon pemilih atau pemih yang positif, dimana petugas wajib menggunakan APD lengkap, agar tidak terjadi penularan,” jelas Mendagri.
Meski demikian, Mendagri mengaku secara keseluruhan 11 kabupaten penyelenggara Pilkada di Provinsi Papua sudah merealisasikan dana Pilkada.
“Ada pemda yang sudah realiasikan 40 persen, 50 persen bahkan ada yang sudah 100 persen,” kata Mendagri . (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


