Hasil Rapid di Pasar Youtefa, 394 Warga Reaktif
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 24 Jun 2020
- visibility 704
- comment 0 komentar

petugas saat merapid pedagang di pasar youtefa / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Tiga hari sudah Gugus tugas covid-19 kota Jayapura melakukan rapid terhadap pedagang di pasar Youtefa. Dari total 1.948 pedagang dan warga yang di rapid, ditemukan 394 orang yang Reaktif.
Jubir gugus tugas covid-19 kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan giat rapid masif di pasar youtefa di gelar sejak senin lalu, dan berakhir hari ini, Baru 24 Juni 2020.
” Hari pertama (senin) dari 523 orang yang kita rapid, kami temukan 73 yang reaktif,hari selasa kemaren dari 535 orang yang di rapid, hasilnya 163 reaktif dan hari ini dari 890 test hasilnya 158 yang reaktif, “Jelas dr.Nyoman kepada RedaksiTopik,Rabu (24/06/20).
Dijelaskan dokter Nyoman, dari 394 orang yang di temukan reaktif, 362 orang diantaranya sudah di swab langsung di tempat, sedangkan ada 32 orang lagi langsung di isolasi di BPSDM.
” Kita langsung swab di tempat.., jadi waktu hasilnya reaktif mereka langsung kita swab sehinggasampelnya juga bisa segera kita PCR, semoga malam ini hasilnya sudah bisa kita ketahui, “Kata Nyoman.
Sebelumnya pemkot Jayapura telah melakukan rapid massal di tiga pasar, yakni pasar hamadi, pasar pagi Paldam dan pasar sore cigombong.
“Paling banyak temuan kasus di Hamadi karena yang diperiksa juga warga yang tinggal di situ, total 6.954 yang kita rapid ada 1.119 yang reaktif, dari situ dapat 47 persen yang positif, jadi yang positif sekitar 420 orang,” kata ketua gugus tugas covid-19 kota jayapura, Rustan saru, selasa (23/06/20).
Lalu rapid test massal di Pasar Pagi Paldam, sambung Rustan, dari 495 yang diperiksa hasilnya 61 orang reaktif, namun sampai sekarang baru 16 hasil PCR yang selesai diperiksa dan hasilnya 10 pedagang dinyatakan positif.
“Kalau di Pasar Cigombong, dari 269 yang dirapid, hanya empat yang reaktif, hasil pemeriksaan swabnya masih menunggu,” kata dia.
dari Hasil PCR di tiga pasar tersebut di temukan 430 orang yang positif covid-19.
Rustan menjelaskan, untuk warga yang reaktif terhadap rapid test, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura akan mengkarantina mereka di dua lokasi.
“Sekarang ada dua tempat karantina yang disiapkan oleh Pemprov Papua, di BPSDM dan Balabkes untuk mengkarantina warga yang reaktif terhadap rapid test,” kata Rustan.
Sedangkan untuk pasien yang sudah dinyatakan positif covid-19, tidak seluruhnya dirawat di rumah sakit.
Minimnya jumlah ruang isolasi di delapan rumah sakit yang ada di Kota Jayapura, membuat pemerintah harus mencari alternatif lain untuk mengkarantina pasien positif corona yang tanpa gejala.
“Untuk pasien covid-19 yang tidak ada gejala dikarantina di Hotel Sahid, sedangkan yang ada gejala dirawat di rumah sakit,” kata Rustan.
Namun dengan terus bertambahnya junlah pasien positif corona di Kota Jayapura, baik di rumah sakit maupun Hotel Sahid sudah tidak bisa menampung mereka lagi sehingga dibuat kebijakan karantina mandiri bagi pasien tanpa gejala.
“Yang tidak tercover di rumah sakit dan Hotel Sahid terpaksa kita minta karantina mandiri sambil menunggu tempatnya tersedia,” kata Rustan.
Hingga Selasa (23/06/20), total sudah ada 748 kasus positif virus corona di Kota Jayapura, dari jumlah tersebut, 455 pasien masih dirawat, 284 sudah sembuh dan sembilan meninggal dunia. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


