Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Jalan Trans ManSel – Bintuni Rusak Parah, Puluhan Mobil Terjebak di Lumpur

Jalan Trans ManSel – Bintuni Rusak Parah, Puluhan Mobil Terjebak di Lumpur

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
  • visibility 621
  • comment 0 komentar

Manokwari, Topikpapua.com, – Jalan trans yang menghubungi kabupaten Manokwari selatan dengan Teluk bintuni rusak parah. Lumpur merendam puluhan mobil, akibatnya para penumpang harus rela menginap di jalan bahkan hingga tiga hari lamanya.

“ iya ini saja kami baru tiba, karena sudah tiga hari tejebak di jalan, bekal makanan kami sempat menipis, bagaimana mau jalan pak kalau lumpur nya saja dalam sampai pinggang, “ Ungkap Kama Mustafa, salah satu sopir angkot jalan trans rute teluk bintuni – manokwari, Rabu (19/06/19).

Kepada Redaksi Topik Kama mengaku kondisi seperti ini sering terjadi saat musim hujan, “ ya kalau hujan begini sudah kondisi jalan nya.., tapi mau tidak mau kita harus lewat, karena jalan kan cuma ini saja, “ beber Kama.

Kama pun berharap agar pemerintah daerah setempat bisa segera memperbaiki jalan tersebut, “ ya kami minta pemerintah segera bisa aspal jalan ini, agar kami juga bisa antar penumpang dengan nyaman dan waktu juga tidak terbuang di jalan, “ Pintahnya.

Diakui Kama bila banyak penumpang yang sakit bahkan ada pula yang sampai pingsan akibat kelelahan berjalan kaki untuk mencari tempat berlindung sementara sambil menunggu jalan kembali bisa di lewati kendaraan.

“ kemaren itu bahkan ada yang pingsan.., kalau kami kan sudah biasa pak.., tapi kasihan kalau ada penumpang ibu-ibu atau anak-anak, “ jelas Kama.

Rusak nya jalan trans papua ini juga menyebabkan banyak pedagang yang mengaku merugi. Faizal misalnya, pedagang kelontongan ini mengaku banyak barang dagangan nya yang terlambat sampai di bintuni karena tertahan di jalan.

“ kita ini kan pedagang pak.., jadi kalau barang sudah kosong harus segera di isi, nah kalau lambat begini bagaimana pak..? kios sudah kosong di sana barang semua tertahan di jalan pak…, “ ungkap Faizal.

Walau demikian Faizal mengaku tak punya pilihan lain selain tetap memakai jasa angkutan darat, pasalnya bila memakai jasa pesawat udara, harga yang harus di bayarkan jauh lebih mahal.

“ ya mau bagaimana lagi pak.., mau tidak mau kita tetap pilih jalan darat untuk bawa dagangan ke bintuni, soalnya kalau harus pake pesawat mahal sekali ongkosnya, nanti kita mau jual berapa disana, kalau ongkos angkutnya saja sudah mahal, “ beber Faizal. (Ed/RT)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang HUT ke 77 RI, Komunitas Barisan Merah Putih Kota Jayapura Gelar Diskusi dan Pernyataan Sikap

    Jelang HUT ke 77 RI, Komunitas Barisan Merah Putih Kota Jayapura Gelar Diskusi dan Pernyataan Sikap

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kordinator Komunitas Barisan Merah Putih Kota Jayapura, Ali Kabiay menegaskan sesuai Pepera 1969 Papua sah bagian dari wilayah NKRI. Sebab itu, dia mengajak seluruh pemuda di Papua untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat jiwa basionalisme. “Jangan terpengaruh kelompok- kelompok yang sengaja mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya dalam kegiatan diskusi grup […]

  • 4 Pilar Kebangsaan Jadi Materi Polisi Pi Ajar di Keerom

    4 Pilar Kebangsaan Jadi Materi Polisi Pi Ajar di Keerom

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Keerom, Topikpapua.com, – Program Polisi Pi Ajar di Kabupaten Keerom Papua kali ini mengunjungi sekolah SMP Negeri 2 Arso. Giat Pilisi pi ajar ini di gelar pada hari Jumat (20/09/19) Kanit Binmas Polsek Skanto, Aipda Imam Ghozali bersama Babinsa setempat mengajarkan materi tentang 4 pilar kebangsaan meliputi pengertian Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal […]

  • Polisi Bongkar Sindikat Curanmor di Kota Jayapura   

    Polisi Bongkar Sindikat Curanmor di Kota Jayapura  

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Tiga pelaku curanmor serta dua penadah motor curian yang sering beroperasi di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, khususnya di Distrik Jayapura Selatan, berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Japsel. Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Seru mengatakan, ketiga pelaku curanmor itu berinisial RM (17), RDZ alias RD (17) dan EAH (17). “Ketiga pelaku ini masih berstatus […]

  • 22 Hari Pilot Susi Air Belum Ditemukan, Pangdam : Posisi Mereka Berpindah Pindah

    22 Hari Pilot Susi Air Belum Ditemukan, Pangdam : Posisi Mereka Berpindah Pindah

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com – Dua puluh dua paska menghilangnya kapten Philips Max Martheins, tim gabungan terus berupaya mencari keberadaan pilot asal Selandia Baru tersebut. Hingga kini langkah negosiasi yang dijadikan opsi utama dalam pembebasan kapten Philips belum juga berhasil. Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen M Saleh Mustafa mengaku hingga kini tim gabungan masih terus berusaha membebaskan […]

  • Kasus Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Kepala BBKSDA Bertemu Gubernur Papua

    Kasus Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Kepala BBKSDA Bertemu Gubernur Papua

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, — Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, Johny Santoso Silaban bertemu dengan Gubernur Papua untuk membahas langkah-langkah strategis pasca viralnya video pemusnahan mahkota cenderawasih dan bagian satwa dilindungi lainnya yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Pertemuan digelar di Ruang Kerja Gubernur, Senin (27/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, Kepala BBKSDA Papua, Johny Santoso […]

  • Gubernur Fakhiri Optimis Kampung Nelayan Samber-Binyeri Bisa Menjadi Lumbung Perikanan di Papua

    Gubernur Fakhiri Optimis Kampung Nelayan Samber-Binyeri Bisa Menjadi Lumbung Perikanan di Papua

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Biak, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan optimismenya terhadap pengembangan Kampung Nelayan Samber-Binyeri, Kabupaten Biak Numfor, yang dinilai memiliki nilai tambah besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Program pembangunan yang diinisiasi pemerintah pusat di kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh nasional bagi pengembangan kampung-kampung nelayan di seluruh Indonesia. “Saya sangat senang dan berterima […]

expand_less