Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PORT NUMBAY » Dinilai Lamban Memulihkan Dampak Banjir, Mathius: Kita Kerja Sesuai Aturan..!

Dinilai Lamban Memulihkan Dampak Banjir, Mathius: Kita Kerja Sesuai Aturan..!

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 28 Mar 2019
  • visibility 266
  • comment 0 komentar

Sentani, Topikpapua.com, – Ramai dibicarakan oleh berbagai pihak baik di masyarakat maupun di media sosial (netizen) terkait kinerja Pemerintah Kabupaten Jayapura yang dinilai lamban dalam menangani pemukiman penduduk yang mengalami kerusakan maupun prosed pembersihan pemukiman penduduk pasca banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa waktu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, angkat bicara.

Menurut orang nomor satu di Bumi Khenambay Umbay itu, perbincangan atau komentar di Medsos tersebut adalah hal yang wajar, karena saat ini masih banyak rumah yang belum bisa direhabilitasi, baik lingkungannya maupun perumahan itu sendiri.

Namun kata Bupati Mathius, pemerintah bukan berdiam diri atau tidak melakukan upaya tersebut, Akan tetapi, masih fokus dalam penanganan korban banjir (pengungsi) dan prioritas lainnya di masa tanggap darurat saat ini.

“Karena selama 14 hari itu masih masuk dalam tanggap darurat. Jadi kita masih punya waktu tiga (3) hari lagi, apakah status tanggap darurat ini kita perpanjang atau kita masuk pada tahap transisi (perbaikan). Itulah yang sedang kita lihat berdasarkan situasi yang terjadi saat ini. Memang kita berusaha untuk memaksimalkan berbagai hal di masa tanggap darurat, itu penting meskipun banyak pihak yang bicara begini begitu. Tapi, kita harus bekerja sesuai dengan ketentuan yang ada,” jelas Mathius Awoitauw.

Tentunya, kata Mathius, dalam masa tanggap darurat saat ini pasti tidak ada yang sempurna.

“Namanya saja tanggap darurat ya pasti tidak ada yang sempurna. Oleh karena itu, saya minta kepada warga untuk bersabar karena kami pasti akan melakukan perbaikan dan pembersihan di pemukiman warga,” Imbuhnya.

Mathius juga mengakui, banyak komentar warga tentang pelayanan pemerintah namun itu tidak menyurutkan niat dan kemauan pihaknya juga tim dalam memperbaiki dampak banjir.

“Karena ini juga tahun politik jadi banyak juga yang menggunakan momen ini untuk mencari empati tapi saya simak juga ada komentar yang saya rasa bagus untuk terus menyemangati kita semua untuk bangkit dari keterpurukan ini dan semua saya apresiasi,” ungkap Mathius.

Pemerintah juga terus melakukan rapat guna mengevaluasi kekurangan dalam pelayanan serta meminta kepada semua tim yang bekerja untuk melakukan pendataan supaya menghasilkan data yang betul-betul akurat dan mampu dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kapolres Jayapura selaku Ketua Tim Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu empat belas (14) hari ini pihaknya fokus pada pencarian korban yang masih dinyatakan hilang dan juga kepada para korban yang berada di tempat pengungsian.

“Sedangkan untuk jalur-jalur kita bekerja berdasarkan skala dimana saat penanganan darurat ini kita utamakan jalur utama (protokol) dan jalan lingkungan. Nantinya setelah semua itu selesai baru kita lakukan pembersihan pemukiman warga,” katanya.

Dirinya menerangkan, tim yang sudah terbentuk tentunya akan melakukan pembersihan pemukiman warga.

“Jadi, kita bukan tidak mau membersihkan pemukiman. Tapi, kita juga mau mengajak warga untuk bangkit dari keterpurukan atas bencana banjir ini. Karena saat ini, kita masih bekerja berdasarkan prioritas. Selanjutnya setelah 14 hari atau selesai tanggap darurat baru kita melakukan tahap berikutnya yaitu, pemulihan terhadap jalur-jalur yang dimukimi warga,” bebernya.

“Intinya disini kita bekerja sesuai dengan skala prioritas, maka itu saya berharap agar masyarakat dapat memahami kondisi yang dihadapi oleh kita semua dengan bersabar dan berdoa agar semua segera pulih kembali,” Pungkas Kapolres Victor. (Irf)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Sebab Mutilasi Pelajar SLTP di Serui, Ini Motif nya..

    Terungkap Sebab Mutilasi Pelajar SLTP di Serui, Ini Motif nya..

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.417
    • 0Komentar

    Serui, Topikpapua.com, – Kasus mutilasi seorang pelajar SLTP di Serui memasuki babak baru, setelah memeriksa empat orang saksi dan menggelar tiga kali Olah TKP, Polisi menyimpulkan motif pembunuhan yang berujung mutilasi tersebut terjadi hanya karena pelaku merasa di lecehkan oleh korban. “Motif sementara menurut keterangan pelaku, dirinya tidak terima dilecehkan oleh perkataan korban, sehingga dirinya […]

  • Positif Covid-19, Mahasiswa Kedokteran Meninggal Dunia

    Positif Covid-19, Mahasiswa Kedokteran Meninggal Dunia

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabar duka datang dari Satgas Covid-19 Papua, di laporkan hari ini ada penambahan satu kasus kematian. Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule mengungkapkan bila pasien meninggal ini adalah mahasiswa  Kedokteran yang di rawat di kota Jayapura berinisial T (Pria) dan meninggal pada tanggal 26 Juni 2020. “Menyangkut kasus kematian yang baru kami […]

  • Apresiasi untuk Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional, PLN Gelar Journalist Awards 2025

    Apresiasi untuk Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional, PLN Gelar Journalist Awards 2025

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) kembali mengajak para insan jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka hingga 23 Oktober 2025. Ajang tahunan ini menjadi kesempatan emas bagi para jurnalis di seluruh Tanah Air untuk mengikutsertakan karya terbaiknya melalui […]

  • Lanjutan Liga 1, Persipura Pilih Malang Sebagai Home Base

    Lanjutan Liga 1, Persipura Pilih Malang Sebagai Home Base

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Jelang bergulirnya kembali Liga 1 Indonesia pada Oktober 2020 mendatang, Manajemen Pesipura memutuskan untuk menjadikan kota Malang sebagai Markas Mutiara Hitam. Hal ini terungkap setelah Ketua Umum Persipura, DR. Benhur Tomi Mano, MM menggelar rapat bersama manajemen pada Sabtu (8/8/2020). “Manajemen akan segera lakukan koordinasi dengan Pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago, guna […]

  • Habiskan Rp313 Miliar, Ini Fasilitas di Gedung Wisma Atlet Papua

    Habiskan Rp313 Miliar, Ini Fasilitas di Gedung Wisma Atlet Papua

    • calendar_month Sen, 24 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.628
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Gedung Wisma atlet dan kantor KONI Papua hari ini diresmikan Gubernur Papua, Lukas Enembe. Gedung 7 lantai yang di bangun dengan dana APBD selama 9 tahun ini menghabiskan sedikitnya Rp313 Miliar. Lalu apa saja fasilitas yang terdapat di dalam gedung seluas 25.865 meter kubik ini, berikut informasi yang di himpun tim liputan […]

  • Bhayangkari Daerah Papua Buka Dapur Umum untuk Pengungsi di Wamena

    Bhayangkari Daerah Papua Buka Dapur Umum untuk Pengungsi di Wamena

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Pasca aksi demo anarkis yang berbuntut pembakaran fasilitas umum dan rumah warga menyebabkan ribuan warga mengungsi di sejumlah tempat. Untuk memenuhi kebutuhan makan minum para pengungsi didirikan beberapa dapur umum. Salah satu nya di halaman Mapolres Jayawijaya. Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Pinta Yakobus Marjuki bersama Bhayangkari Cabang Jayawijaya serta Polwan dari […]

expand_less