Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Tuntut Janji Presiden Jokowi, Ratusan Tenaga Honorer Gelar Demo di Kantor Gubernur Papua

Tuntut Janji Presiden Jokowi, Ratusan Tenaga Honorer Gelar Demo di Kantor Gubernur Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
  • visibility 705
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Seratusan tenaga honorer di lingkup pemerintahan Provinsi Papua dan Kota Jayapura kembali berunjuk rasa mempertanyakan nasib mereka menyusul bakal dibukanya penerimaan CPNS Formasi 2018 di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat dalam waktu dekat.

Para tenaga honorer berunjuk rasa di halaman kantor Gubernur Papua, Selasa (12/03/19) siang, sambil membawa spanduk dan poster diantaranya bertuliskan “Papua Bangkit Mandiri Sejahtera dan Berkeadilan, Tapi…Mana Keadilan Bagi Kami”. Ada juga ” Honorer Provinsi Papua dan 28 Kabupaten/ 1 Kota Menolak Dengan Tegas P3K ! “.

Perwakilan Pengunjuk Rasa, Edison Worobay menegaskan, para tenaga honorer yang telah mengabdi di pemerintahan Papua selama bertahun tahun menolak dengan tegas perekrutan P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Mereka berkomitmen kedatangannya hari ini adalah untuk bertemu langsung Gubernur Papua, Lukas Enembe dan menagih janji agar diberikan formasi khusus sebagaimana janji Presiden Jokowi dalam pertemuan bersama para perwakilan tenaga honorer di Istana Bogor, Oktober 2018 lalu.

“Kami meminta kepada bapa kami Lukas Enembe selaku pimpinan di Papua agar formasi khusus yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo bagi kami waktu kami datang bersama Gubernur Papua pada Jumat, 05 Oktober 2018 di Istana Bogor harus dilaksanakan,” serunya

” Waktu kami bertemu dengan Presiden RI juga didampingi oleh Gubernur Papua dan 28 Bupati serta Wakil Walikota Jayapura, Ketua MRP juga Ketua DPRP dan dalam pertemuan tersebut sudah disepakati bersama bahwa honorer K2 akan diakomodir dalam peraturan khusus untuk diangkat menjadi ASN ( Aparatur Sipil Negara ) tanpa mengikuti test apapun, ” sambungnya.

Namun sangat disayangkan, sebab hingga kini kenyataan yang dihadapi justru berbeda kesepakatan di Istana Bogor.

“Malah kami mau di akomodir dalam P3K ( Penerimaan Pegawai Kontrak ) dan ini kami tidak setuju karena kami tahu Presiden RI sudah menyetujui dan menerima aspirasi kami honorer K2 untuk mendapat kekususan, ” keluhnya

Ia juga menambahkan bahwa mereka akan tetap bertahan di depan kantor Gubernur Papua hingga mendapat kejelasan dan bertemu Gubernur Papua.

: Tenaga honorer saat menandatangani petisi penolakan formasi P3K saat menggelar aksi demo di halaman kantor gubernur papua, selasa (12/03/19) siang/ istimewa

Sebelumnya, Sekertaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mengklaim bakal mengakomodir 78 tenaga honorer K2 yang belum mendapat kepastian pengangkatan sebagai aparatur sipil negara (ASN), pada perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dia mengungkapkan, pihaknya telah berupaya dengan mengkoordinasikan masalah K2 honorer ini ke Kemenpan RB agar diprioritaskan dalam penerimaan CPNS 2018 lalu. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Tahun lalu pun kita sudah berjuang agar tenaga honerer termasuk K2 provinsi yang berjumlah 78 ditambah kabupaten dan kota  

sekitar 6000-an, agar diprioritaskan. Tetapi dari kementerian tidak memberikan ruang itu,” ungkap Sekda Hery di Jayapura, Selasa (05/03/19).

“Makanya, solusi kita adalah untuk honerer yang sudah bekerja diatas 10 tahun itu kita akan akomodir dalam penerimaan P3K. Tapi kita sesuaikan dengan kebijakan atau kemampuan daerah,” jelasnya.

Sementara tenaga honorer yang umurnya masih dibawah 35 tahun, dianjurkan untuk mengikuti perekrutan CPNS umum formasi 2018. Kendati demikian, karena penerimaannya secara umum, maka tak ada jaminan bagi tenaga honorer untuk diluluskan.

“Intinya kalau tenaga honorer ikut perekrutan CPNS formasi umum maka mesti ikut seleksi sesuai aturan yang berlaku. Sebab tentu nantinya yang lulus adalah mereka yang berkasnya sesuai aturan dan memiliki peringkat terbaik,” terang Hery.

“Namun sekali lagi saya ingatkan bahwa untuk penerimaan CPNS 2018 yang digelar tahun ini, yang direkrut 80 persen orang Papua dan 20 persen non Papua,” Pungkas nya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Hadirkan Listrik Bersih, Kini Pulau Moora Kama, Nabire Terang

    PLN Hadirkan Listrik Bersih, Kini Pulau Moora Kama, Nabire Terang

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pembangunan listrik pada daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) terus diupayakan Pemerintah dan PLN melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) demi mewujudkan energi berkeadilan hingga pelosok nusantara. Menggunakan energi hijau, PLN berhasil menghadirkan sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 kilowatt peak (kWp) untuk melistriki masyarakat Kampung Moor dan Kampung Kama pada […]

  • Kampanye Terakhir Mariyo Dihadiri Semua Suku dan Agama, MDF : Papua adalah Indonesia!

    Kampanye Terakhir Mariyo Dihadiri Semua Suku dan Agama, MDF : Papua adalah Indonesia!

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 821
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ribuan massa pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut dua, Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mariyo) memenuhi lapangan karang Papua Trade Center (PTC) entrob, Kota Jayapura, Sabtu (02/08/2025). Warga yang datang berasal dari semua golongan, baik Orang Asli Papua (OAP) dari berbagai suku mulai dari lembah, pantai sampai pegunungan […]

  • Demo di Merauke Ricuh, Kantor Telkomsel Nyaris Dibakar Massa

    Demo di Merauke Ricuh, Kantor Telkomsel Nyaris Dibakar Massa

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Merauke Topikpapua.com,- Aksi unjuk rasa memprotes leletnya jaringan internet di Kabupaten Merauke berujung ricuh. Ratusan massa merusak kantor telkomsel Merauke, Polisi yang menghalau aksi unjuk rasa ikut terluka. Aksi unjuk rasa yang di gelar oleh Aliansi Mahasiswa dan Warga Merauke di halaman kantor Telkomsel Merauke digelar Kamis siang. Dalam tuntutannya Massa aksi meminta penjelasan dari […]

  • Kunker Perdana, KSAD Dudung Sebut Papua Prioritas Utama

    Kunker Perdana, KSAD Dudung Sebut Papua Prioritas Utama

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Staf  TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengaku bahwa  saat ia dilantik sebagai Kasad, mengunjungi daerah operasi merupakan prioritas utamanya dalam mengawali tugas. “Memang saya sudah niat pada saat saya dilantik sebagi Kasad bahwa prioritas pertama saya akan lihat daerah operasi, baik Timika maupun daerah Papua lainya, adalah prioritas utama […]

  • politisi pkb

    Politisi PKB: Jangankan 1 Bulan, 3 Bulan Gaji Saja Saya Siap untuk Rohingya

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2017
    • account_circle topik papua
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Oleh Soleh menyatakan, pihaknya siap berjihad ke Myanmar untuk membela Rohingya jika hal itu bisa dilakukan. Hal itu untuk menepis anggapan bahwa warga Nahdlatul Ulama dan juga kader PKB kurang keras terkait krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. “Ada pihak lain yang menganggap bahwa NU kurang keras, […]

  • Mobil Cayla Versus Honda Blade, Satu Orang Tewas

    Mobil Cayla Versus Honda Blade, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Tabrakan maut terjadi di Jalan Raya Sentani tepatnya di depan mata jalan masuk Kampus USTJ antara Mobil Daihatsu Cayla dengan Motor Honda Blade yang mengakibatkan pengendara motor bernama Birakawar (23) meninggal dunia. Kapolsek Abepura,AKP Soeparmanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu subuh sekitar jam 2 dini hari. Kapolsek menerangkan, peristiwa berawal saat […]

expand_less