14 Tahanan Kabur, Polresta Jayapura Kota Periksa 30 Anggotanya

1
Kapolresta Kota Jayapura, AKBP Gustav Urbinas / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Polresta Jayapura Kota memeriksa 30 anggota polisi yang bertugas saat peristiwa kaburnya 14 tahanan dari Rutan Mapolresta Jayapura kota, Selasa (17/11/20) kemaren.

Kapolresta Jayapura kota, AKBP Gustav Urbinas, mengungkapkan, 30 orang saksi tersebut yakni petugas penjaga rumah tahanan,  piket penjagaan mako dengan SPK dan gabungan piket fungsi yang bertugas Selasa malam.

“Nanti kita akan pilah-pilah tingkat kesalahan mereka, saat ini mereka ditugaskan bersama dengan tim Opsnal dan Krimsus dalam melakukan pengejaran terhadapa tahanan yang melarikan diri,” katanya.

Gustav menyebutkan, pada kesimpulannya ini memang kelalaian dari angggota, sehingga ada ruang kosong yang dimanfaatkan para tahanan untuk kabur.

“Untuk anggota, kita arahkan untuk disiplin dalam menjalankan tugas, baik yang di ruang tahanan maupun di penjagaan di depan mako,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolresta, kejadian kaburnya 14 tahanan tersebut terjadi pada hari selasa malam, “Kejadiannya itu Sekitar pukul 02.20, diawali empat orang kemudian disusul hingga pada pukul 03.07 WIT jadi antara waktu tersebut 14 orang tahanan kabur, “Jelas Gustav.

Diungkapkan Kapolresta, anggotanya baru mengetahui adanya tahanan kabur setelah empat orang tahanan yang terakhir keluar dari gerbang Mapolresta.

“ Jadi setelah berhasil membokar kaca ruang tahanan, mereka lari keluar dari pintu gerbang depan Mapolresta, sempat terjadi dialog antara polisi namun seketika para tahanan melarikan diri, anggota sempat melakukan pengejaran akan tetapi tidak menemukan, “Beber Kapolresta menjelaskan cara para tahanan kabur.

Ke-14 Tahanan yang kabur diantaranya tiga orang kasus narkoba, tiga orang tahanan reskrim dan tahanan bersifat titipan jaksa ada delapan orang.

“Dari 8 tahahan ada satu tersangka titipan kasus penyidik dari polres Jayapura yang oleh jaksa dititipkan ke Polresta Jayapura kota, “sambung Gustav.

Paska kaburnya 14 tahanan, Kapolresta mengaku pihaknya langsung membentuk tim untuk melakukan pengejaran.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap mereka, jadi kita akan berupaya untuk menangkap mereka untuk kembali menjalani proses hukum, “Pungkas Kapolresta.

Sebelumnya Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw memberikan tenggat waktu kepada tim, paling lambat dua minggu untuk menangkap para tahanan yang kabur. (Redaksi Topik)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here